Peneliti UGM Kembangkan Alat Sterilisasi Masker N95

Rabu, 13 Mei 2020 - 23:00 WIB
loading...
Peneliti UGM Kembangkan...
Alat steriliasi masker N95 yang dikembangkan UGM. Foto/Dok Humas UGM
A A A
YOGYAKARTA - Tim penelitian UGM mengembangkan alat steriliasi masker N95 yang biasa digunakan oleh tenaga medis dengan sinar ultraviolet-C (UV-C). Dengan sterilisasi ini masker N95 bisa dipakai berulang kali oleh tenaga medis di rumah sakit atau klinik kesehatan.

Peneliti Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM , Trisasi Lestari, mengatakan, ide awal pembuatan alat ini dilatarbelakangi kelangkaan dan mahalnya masker N95 di pasaran
saat pendemi corona. Tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia, sehingga para tenaga medis kesulitannya mendapatkan masker N95.

Berdasarkan pengalamannya saat menangani pasien penderita Tuberkulosis (TB) yang juga harus menggunakan masker N95 , petugas TB di puskesmas melakukan mensterilkan masker N95 dengan digantung atau diangin anginkan di bawah sinar matahari. (Baca juga: Unit Tanggap Bencana UGM Bikin Face Shield dengan Printer 3 Dimensi )

"Karena itu kami terdorong untuk membuat alat ini, bersama peneliti dari Fakultas Teknik UGM ," kata Trisari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/5/2020).

Proses pembuatan alat ini dimulai sejak awal April dan selesai dalam waktu satu bulan. Alatnya pun dibuat dalam dua ukuran yang mampu menampung 3 atau 9 masker sekaligus. Pemilihan gelombang gelombang sinar ultraviolet UV-C, menurutnya, dengan pertimbangan matang agar tidak merusak kualitas masker saat disterilisasi. Selain itu juga mampu merusak langsung DNA dan RNA bakteri atau virus yang efektif mematikan bakteri dan virus. Sinar UV-C yang digunakan dengan panjang gelombang antara 250-270 nm.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Sekolah Unggulan,...
Jadi Sekolah Unggulan, SMA Al Hikmah Surabaya Bangun Pembelajaran Berbasis Riset-Karakter
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi...
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kesehatan Primer
UGM Bersama IHC Kolaborasi...
UGM Bersama IHC Kolaborasi Gelar Pelatihan Sertifikasi Hipnoterapi Klinis
RW 12 Demangan Deklarasi...
RW 12 Demangan Deklarasi Kampung Sehat Siaga Diabetes dan Obesitas
Hasil Riset UGM dan...
Hasil Riset UGM dan SAIL Sebut Teknologi AI Perbesar Penyebaran Misinformasi
PGN Gandeng UGM Kembangkan...
PGN Gandeng UGM Kembangkan Wisata Kawasan Mandeh Sumbar
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Kasus Riset Palsu Demi...
Kasus Riset Palsu Demi Plesiran, Mendiktisaintek Ungkap Temuan Awal
Rekomendasi
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved