Gubernur Nova: Dunia Kerja Era 4.0 Butuh SDM Kreatif dan Inovatif

Senin, 21 Desember 2020 - 19:23 WIB
loading...
Gubernur Nova: Dunia...
Gubernur Aceh Nova Iriansyah, saat acara Wisuda angkatan IX, Universitas Gajah Putih, di Aula Universitas, Senin (21/11/2020).
A A A
ACEH TENGAH - Era dunia kerja telah berubah, revolusi industri 4.0 yang berkembang saat ini terus bergerak ke arah kemajuan teknologi. Hal ini membutuhkan kesiapan para wisudawan wisudawati untuk dapat memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif. Saat ini, untuk memenangkan kompetisi dituntut untuk mampu berkreasi dan berinovasi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dalam sambutannya pada Wisuda angkatan IX, Universitas Gajah Putih, di Aula Universitas, Senin (21/11/2020).

“Saat ini, dunia kerja sangat membutuhkan tenaga terampil yang siap pakai, guna berkontribusi terhadap proses pembangunan bangsa dan negara ini. Teruslah menimba ilmu pengetahuan dan meningkatkan keterampilan agar siap memasuki dunia kerja di era 4.0 yang sangat menuntut inovasi dan kreativitas. Saya yakin, ananda semua adalah orang-orang terbaik yang akan menjadi bagian dari generasi muda kreatif,” ujar Nova.

Kepada para wisudawan dan wisudawati, Gubernur juga berpesan agar selalu memiliki semangat pantang menyerah saat menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif seperti saat ini.

“Ingat, ada pepatah yang mengatakan, ‘Ketika satu pintu tertutup, ada banyak pintu lain yang bisa kalian gunakan’. Dalam perjalanan nanti, mungkin saja kalian akan menghadapi hambatan, tetapi jangan pernah berputus asa. Hadapi dengan dada tegak, teruslah berusaha mencari peluang yang ada, sehingga pada saatnya nanti kalian akan mampu menemukan ruang yang tepat untuk mengaplikasikan kemampuan yang dimiliki,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengungkapkan, Pemerintah Aceh berkomitmen tinggi untuk terus menerus berupaya mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran yang saat ini masih menjadi persoalan besar di Bumi Serambi Mekah. Oleh karena itu, Gubernur mengajak para wisudawan untuk berkontribusi menyelesaikan permasalahan tersebut.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Nova mengungkapkan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, melalui pendekatan dan intervensi Anggaran Belanja dan Pendapatan Aceh, berbagai stimulus terus digencarkan guna merangsang tumbuhnya perekonomian daerah yang bermuara pada upaya pengentasan kemiskinan di Aceh.

“Berdasarkan data BPS pada bulan Maret 2020, angka kemiskinan di Aceh masih berkisar pada angka 14,99 persen. Walaupun, angka tersebut menurun dibandingkan pada bulan September 2019, yakni 15,32 persen dengan persentase penurunan yang relatif kecil, namun hal tersebut menunjukan komitmen Pemerintah Aceh, untuk secara terus menerus berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan berbagai cara,” imbuh Nova.

Nova menambahkan, selain melalui pendekatan APBA, Pemerintah Aceh juga terus melahirkan beragam regulasi dan kemudahan guna merangsang tumbuhnya investasi, baik dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini bertujuan agar setiap investasi yang hadir, dapat membuka ruang bagi penyerapan tenaga kerja di Aceh.

“Ada banyak faktor yang menyebabkan persoalan kemiskinan masih terkendala dan menjadi fokus Pemerintah Aceh saat ini, salah satunya adalah minimnya infrastruktur dan hambatan terhadap akses ekonomi. Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Aceh akan membangun jalan lintas antar kabupaten/kota,” lanjut Gubernur.

Nova meyakini, kehadiran jalan tersebut, akan memudahkan akses ekonomi masyarakat, terutama warga Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues yang memiliki sumber daya hasil pertanian yang berlimpah dapat memasarkannya ke kawasan Timur Aceh, bahkan hingga ke provinsi tetangga, dengan waktu tempuh yang lebih cepat.

“Ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh untuk meningkatkan perekonomian daerah. Kita semua tentu berharap berbagai upaya yang telah dan sedang kita lakukan ini akan berdampak pada peningkatan lapangan kerja dan penurunan angka kemiskinan,” imbuh Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur juga menjelaskan, Pemeritah Aceh memberi perhatian khusus terhadap keberadaan Universitas Gajah Putih. Selain memberikan bantuan berupa buku, Pemerintah Aceh juga telah merampungkan proses hibah tanah seluas 30 hektare untuk perluasan dan pengembangan kampus ini.

Gubernur berharap, kerja sama yang baik antara Universitas Gajah Putih dan Pemerintah Aceh ini dapat terus ditingkatkan, agar kampus ini setara dengan kampus lainnya di Aceh bahkan di Nusantara.

“Selamat kepada para mahasiswa Universitas Gajah Putih, yang hari ini akan sah dikukuhkan sebagai sarjana dan akan segera meninggalkan kampus guna mempraktikkan apa yang telah dicapai selama ini. Demikian sambutan saya, semoga bermanfaat dan dapat memicu semangat para Wisudawan dan Wisudawati untuk siap menjadi pemuda mandiri dan kreatif, sehingga kelak dapat tampil sebagai pemimpin di tengah masyarakat,” pungkas Gubernur Aceh. (ngah)
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Muzakir Manaf: Pemulihan...
Muzakir Manaf: Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pascabencana Baru Mencapai 30%
Cetak Pemuda Adaptif...
Cetak Pemuda Adaptif dan Inovatif, Amanah Aceh Gelar Kegiatan FLB
Program JKN Tanggung...
Program JKN Tanggung Biaya Pengobatan Anak Yunita di RSU Cempaka Lima Banda Aceh
Program Pendekar Dewa...
Program Pendekar Dewa PGN Berdayakan Warga Pagardewa Sumsel
Gubernur Aceh Minta...
Gubernur Aceh Minta Mendagri Terbitkan Aturan Pedagang Tak Naikkan Harga
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Rekomendasi
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved