Hendi Tak Larang Kegiatan Ibadah dan Tempat Usaha saat Nataru di Kota Semarang
Jum'at, 18 Desember 2020 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, terkait potensi kekisruhan secara spesifik yang mengancam penyelenggaraan Natal, Kapolrestabes Semarang, Auliansyah Lubis, menyebutkan bahwa kondisinya masih kondusif. “Hal-hal yang dianggap berpotensi mengganggu keamanan tetap menjadi kewaspadaan kami," terang Auliansyah.
"Untuk mewaspadai adanya kemacetan juga kami siapkan operasi lilin yang akan dimulai pada 21 Desember besok karena dikhawatirkan terjadi pembludakan wisatawan yang akhirnya akan berpotensi penyebaran Covid-19," tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0733/BS Semarang, Yudhi Diliyanto meyakini jika Pemerintah Kota Semarang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah tidak bisa bekerja sendiri - sendiri dalam bekerja, karena sifatnya terpadu. “Semua unsur yang terlibat memiliki tanggung jawab yang sama. TNI akan terus mendukung dan memberikan bantuan, prinsipnya Natal harus aman baik wilayah dan kesehatannya,” tandasnya.
Yudhi menegaskan pihaknya akan mendukung Pemerintah Kota Semarang untuk menciptakan Kamtibmas yang kondusif. “Saat ini kita harus lebih ekstra dalam mensiasati isu yang sedang terjadi di Jakarta, karena berpotensi dapat merambah ke daerah lain. Kita akan terus berkomitmen dan bersinergi untuk menjaga kota Semarang agar kondusif dan tidak terjadi gejolak,” pungkasnya.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mempersilahkan kegiatan ibadah dan tempat usaha tetap berjalan pada saat suasana Natal dan Tahun Baru./ Foto: Istimewa
"Untuk mewaspadai adanya kemacetan juga kami siapkan operasi lilin yang akan dimulai pada 21 Desember besok karena dikhawatirkan terjadi pembludakan wisatawan yang akhirnya akan berpotensi penyebaran Covid-19," tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0733/BS Semarang, Yudhi Diliyanto meyakini jika Pemerintah Kota Semarang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah tidak bisa bekerja sendiri - sendiri dalam bekerja, karena sifatnya terpadu. “Semua unsur yang terlibat memiliki tanggung jawab yang sama. TNI akan terus mendukung dan memberikan bantuan, prinsipnya Natal harus aman baik wilayah dan kesehatannya,” tandasnya.
Yudhi menegaskan pihaknya akan mendukung Pemerintah Kota Semarang untuk menciptakan Kamtibmas yang kondusif. “Saat ini kita harus lebih ekstra dalam mensiasati isu yang sedang terjadi di Jakarta, karena berpotensi dapat merambah ke daerah lain. Kita akan terus berkomitmen dan bersinergi untuk menjaga kota Semarang agar kondusif dan tidak terjadi gejolak,” pungkasnya.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mempersilahkan kegiatan ibadah dan tempat usaha tetap berjalan pada saat suasana Natal dan Tahun Baru./ Foto: Istimewa
(ars)
Lihat Juga :