Cegah Covid-19, Bima Arya Minta Hotel Tak Gelar Perayaan Malam Tahun Baru

Jum'at, 18 Desember 2020 - 01:55 WIB
loading...
Cegah Covid-19, Bima...
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, meminta hotel tidak menggelar perayaan malam Tahun Baru. Foto/SINDOnews
A A A
BOGOR - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor telah menyepakati untuk melarang kegiatan perayaan malam tahun baru. Larangan tersebut juga berlaku bagi hotel dan lainnya.

"Forkopimda menyepakati untuk melarang perayaan akhir tahun di seluruh Kota Bogor. Jadi tidak diperbolehkan bukan saja perayaan di luar seperti kembang api atau berkerumun berkumpul di luar tetapi juga di dalam ruangan. Artinya di hotel-hotel kita minta pengertianya tidak menyelenggarakan pesta akhir tahun," kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, kepada wartawan, Kamis (17/12/2020). (Baca juga: Pemkot Bogor Larang Acara Perayaan Tahun Baru, Yang Melanggar Akan Ditindak Tegas)

Bima menilai, apapun bentuk perayaan tahun baru pastinya akan menimbulkan kerumunan. Hal tersebut dikhawatirkan berpotensi terjadi penularan covid-19. "Karena bagaimanapun itu mengundang kerumunan. Kami mengimbau kepada seluruh warga sebaiknya muhasabah saja di rumah atau di tempat-tempat ibadah. Mari kita berdoa bersama-sama agar memasuki 2021 suasananya lebih baik," ungkapnya. (Baca juga: Antisipasi Malam Tahun Baru, Ratusan Botol Miras di Kota Bogor Disita)

Dia menambahkan pihaknya bersama TNI-Polri dan Satpol PP akan gencar menggelar operasi gabungan setiap malamnya hingga tahun baru nanti. "Kita akan lebih gencar untuk melakukan operasi ketertiban. Disepakati TNI-Polri semuanya setiap malam sampai tahun baru kita akan menggencarkan itu untuk membubarkan kerumunan," tegas Bima.

Sudah terdapat beberapa titik lokasi yang rawan terjadinya kerumunan di Kota Bogor. Jika nantinya ditemukan kerumunan akan dibubarkan petugas. "Ada beberapa titik yang sudah kita identifikasi seperti di Air Mancur, di Jambu misalnya. Itu rawan. Ini kita akan tertibkan, kita juga sudah menyurati titik-titik yag sudah kita identifikasi menjadi pusat keramaian. Kita minta agar mereka menaati, kalau tidak tetap akan ada tindakan tegas semua," tutupnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Tegaskan...
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Prabowo Jaga Kerukunan Umat Beragama
5,8 Juta Kendaraan Melintasi...
5,8 Juta Kendaraan Melintasi 4 Gerbang Tol Jasa Marga Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 9,8%
Terbuka Dikritik, Prabowo:...
Terbuka Dikritik, Prabowo: Justru Terbantu, Itu Menyelamatkan Saya
Rekomendasi
Profil Ismail Elfath,...
Profil Ismail Elfath, Mantan Tukang Protes yang Jadi Wasit Duel Inggris vs Argentina
Hadiri Sidang Hak Asuh...
Hadiri Sidang Hak Asuh Anak, Sarwendah Siap Berjuang Habis-habisan
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Infografis
Covid-19 Varian Baru...
Covid-19 Varian Baru Eris Bikin Kasus Melonjak di Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved