Lantik Pj Wali Kota Baru, Nurdin Ingatkan Pentingnya Sinergitas

Rabu, 13 Mei 2020 - 16:47 WIB
loading...
Lantik Pj Wali Kota...
Gubernur Sulsel saat melantik Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang baru Prof Yusran Yusuf. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, secara resmi melakukan pengambilan sumpah Penjabat Wali Kota Makassar yang baru, Prof Yusran Yusuf, di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Rabu, (13/05/2020).

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pula serah terima jabatan dari pejabat sebelumnya, M Iqbal Suhaeb.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri.

Dalam sambutannya Nurdin Abdullah mengucapkan selamat atas penunjukan penjabat wali kota yang baru dan terima kasih kepada penjabat yang lama.

"Pertama tentu mengucapkan terima kasih kepada bapak Iqbal Suhaeb, sebagai Pj Wali Kota selama setahun, tentu Pak Iqbal telah bekerja secara maksimal. Saya merasakan betul beliau bagaimana sebagai penjabat di Kota Makassar," kata Nurdin Abdullah.

Ia mengatakan, masa jabatan penjabat maksimal satu tahun. Penjabat wali kota dipilih oleh gubernur, jadi tanggung jawab ada di pundak gubernur dan meminta pengesahan Menteri Dalam Negeri.

Untuk membangun Kota Makassar, lanjutnya, maka diperlukan sinergi dari berbagai elemen. Termasuk saat ini dalam upaya memotong mata rantai penularan COVID-19, yang tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga sendi-sendi perekonomian masyarakat.

"Sekali lagi yang ingin saya sampaikan bahwa sinergi, sinergi dan sinergi penting," tegasnya.

Sebagai gubernur yang dipilih oleh rakyat, Nurdin Abdullah memiliki mimpi dan harapan terhadap Kota Makassar. Namun tidak mungkin diubah oleh hanya seorang sosok wali kota, dibutuhkan soliditas.

"Makanya kemarin saya panggil Pak Yusran sebelum dilantik, saya berikan masukan, saya butuh soliditas, maka saya minta lakukan evaluasi secara menyeluruh, tim work kita," terangnya.

Ia menitipkan pesan kepada Pj Wali Kota untuk menciptakan tim work yang solid, bersinergi, mampu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik.

"Jujur, (Pj) Wali Kota Makassar ini selesai, saya harus mempertanggungjawabkan, karena Kota Makassar ini adalah tanggung jawab Provinsi Sulawesi Selatan," ujarnya.

Selain itu, terkait pemilihan wali kota selanjutnya, Ia menyebutkan, belum ada jaminan akan dapat dilaksanakan pada bulan Desember tahun ini, melihat perkembangan Covid-19, kemungkinan dapat menyeberang ke tahun 2021. Sebab, Perppu-nya mengatur ketika terjadi perkembangan dan belum dapat diatasi Pilkada dapat ditunda.

Ia juga berharap agar Makassar menjaga pada Pilkada mendatang menjadi zona hijau, serta netralitas pejabat dan ASN.

Beberapa hal yang ditekankan oleh gubernur, pekerjaan awal lainnya dari Pj wali kota yang baru adalah menyelesaikan permasalahan perparkiran di Kantor Wali Kota sendiri. Jika tidak bisa menyelesaikan masalah ini, maka ini juga dapat menjadi gambaran penyelesaian perparkiran di Kota Makassar. Selain itu, persoalan pemutusan rantai Covid-19 dan pemulihan pasca pandemi.

"Saya tentu berharap Pj wali kota ini ada semangat baru untuk memutus rantai penularan Covid-19 ini, karena target kita konfirmasi positif ini terus menurun, bahkan melandai. Harapan kita bisa sampai titik nol. Tetapi kita tidak melonggarkan, tetap kita pada prosedur kesehatan," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Pilkada 2024, Laksamana...
Pilkada 2024, Laksamana Muda TNI Abdul Rivai Ras Diyakini Ideal Pimpin Sulsel
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Darurat Bencana di 7...
Darurat Bencana di 7 Kabupaten Sulsel, BNPB Kucurkan DSP Rp2,5 Miliar
Open House Idulfitri,...
Open House Idulfitri, Pj Gubernur Sulsel: Bupati dan Wali Kota Tetap Jaga Kekompakan
Fadjry Djufry Resmi...
Fadjry Djufry Resmi Dilantik Menjadi Pj Gubernur Sulsel
Warga Makassar Berbondong-bondong...
Warga Makassar Berbondong-bondong Bikin Paspor di Akhir Pekan
Mengenal Zainal Basri...
Mengenal Zainal Basri Palaguna, Jenderal TNI Mantan Gubernur Sulsel
Rekomendasi
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved