Bocah Empat Tahun Tertimpa Rumah Ambruk di Rembang
Kamis, 17 Desember 2020 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengakui intensitas curah hujan belakangan ini semakin meningkat, maka masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, harus meningkatkan kesiapsiagaan.
Pramujo juga menyebut titik rawan banjir kian bertambah. Ia mencontohkan di Desa Megulung Kecamatan Sumber, banjir sempat menutup akses jalan raya Rembang – Sumber, kemudian aliran airnya menuju Dusun Mambung Desa Wiroto Kecamatan Kaliori, sehingga terjadi banjir besar di permukiman penduduk. Bahkan 20 an kepala keluarga (KK), rumahnya tergenang.
(Baca juga: Jelang Libur Nataru, Awak Bus yang Melintas di Boyolali Jalani Tes Swab )
Menurutnya, selain curah hujan tinggi, banjir juga dipicu kondisi sungai semakin menyempit, sehingga tidak mampu menampung debet air yang lumayan besar. Apalagi di sejumlah titik, juga banyak tumpukan sampah.
“Dulu sungainya lebar, seiring jalannya waktu jadi sempit. Nah, seperti ini perlu normalisasi. Kita komunikasikan dengan instansi lain yang berwenang, “ pungkasnya.
Pramujo juga menyebut titik rawan banjir kian bertambah. Ia mencontohkan di Desa Megulung Kecamatan Sumber, banjir sempat menutup akses jalan raya Rembang – Sumber, kemudian aliran airnya menuju Dusun Mambung Desa Wiroto Kecamatan Kaliori, sehingga terjadi banjir besar di permukiman penduduk. Bahkan 20 an kepala keluarga (KK), rumahnya tergenang.
(Baca juga: Jelang Libur Nataru, Awak Bus yang Melintas di Boyolali Jalani Tes Swab )
Menurutnya, selain curah hujan tinggi, banjir juga dipicu kondisi sungai semakin menyempit, sehingga tidak mampu menampung debet air yang lumayan besar. Apalagi di sejumlah titik, juga banyak tumpukan sampah.
“Dulu sungainya lebar, seiring jalannya waktu jadi sempit. Nah, seperti ini perlu normalisasi. Kita komunikasikan dengan instansi lain yang berwenang, “ pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :