HUT Ke-52, Baznas (Bazis) DKI Gelar Festival Cover Lagu Islami Bersama Ribuan Musisi Jalanan
Kamis, 17 Desember 2020 - 08:23 WIB
loading...
Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyelenggarakan Festival Cover Lagu Islami se Jabodetabek bagi musisi-musisi jalanan. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pandemi COVID-19 tidak menyurutkan kreativitas Baznas (Bazis) DKI Jakarta dalam memberdayakan para remaja. Melihat banyaknya cafe-cafe yang tutup dan semakin sempitnya lahan bagi para musisi cafe/jalanan, Baznas (Bazis) DKI berinisiatif mengadakan festival yang diperuntukan bagi mereka.
Hal ini terlihat pada kegiatan yang dibungkus peringatan milad ke 52. Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyelenggarakan Festival Cover Lagu Islami se Jabodetabek bagi musisi-musisi jalanan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (15/12/2020) di Gedung Mental Spiritual, Tanah Abang, Jaksel ini sudah masuk tahap semifinal.
Sementara tahap final dilaksanakan pada hari ini Rabu (16/12/2020). Festival ini memperebutkan hadiah Rp7 juta untuk pemenang kategori musisi solo dan Rp10 juta untuk kategori musisi grup. (Baca juga; Program Bedah Rumah Baznas Bazis DKI Dimulai dari Pulau Sebira )
"Alhamdulillah kegiatan ini mendapat atensi yang tinggi dari teman-teman musisi jalanan, data yang kami terima terdapat 1.216 peserta dari seluruh wilayah Jabodetabek yang terbagi dalam 25 nominator, masing-masing 10 kategori musisi solo dan 10 kategori musisi grup," ungkap Dipo, koordinator festival.
Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Dr KH Luthfi Fathullah, yang bertindak langsung sebagai juri berharap bahwa festival ini dapat meningkatkan kualitas musik para musisi dan memberikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui lirik-lirik yang Islami.
"Mereka musisi jalanan adalah orang-orang yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat, hendaknya yang dinyanyikan mempunyai makna kebaikan. Selain itu, mereka ini termasuk para dhu'afa dan mustahik zakat (orang yang berhak mendapatkan zakat) yang wajib dibantu. Di Jakarta ini, kita punya banyak panggung seni seperti di Kota Tua, stasiun-stasiun MRT, dan lainnya, ini semua dalam rangka membina dan menyalurkan bakat atau kreativitas mereka-mereka ini," tuturnya.
Salah satu peserta kategori penyanyi solo dari Cilincing, Fatimah (23), mengungkapkan kesannya mengikuti festival ini. Dia berharap kegiatan positif ini bisa diadakan tidak hanya oleh Baznas (Bazis) DKI Jakarta saja, tetapi juga oleh pemerintah daerah dan instansi lain.
Hal ini terlihat pada kegiatan yang dibungkus peringatan milad ke 52. Baznas (Bazis) DKI Jakarta menyelenggarakan Festival Cover Lagu Islami se Jabodetabek bagi musisi-musisi jalanan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (15/12/2020) di Gedung Mental Spiritual, Tanah Abang, Jaksel ini sudah masuk tahap semifinal.
Sementara tahap final dilaksanakan pada hari ini Rabu (16/12/2020). Festival ini memperebutkan hadiah Rp7 juta untuk pemenang kategori musisi solo dan Rp10 juta untuk kategori musisi grup. (Baca juga; Program Bedah Rumah Baznas Bazis DKI Dimulai dari Pulau Sebira )
"Alhamdulillah kegiatan ini mendapat atensi yang tinggi dari teman-teman musisi jalanan, data yang kami terima terdapat 1.216 peserta dari seluruh wilayah Jabodetabek yang terbagi dalam 25 nominator, masing-masing 10 kategori musisi solo dan 10 kategori musisi grup," ungkap Dipo, koordinator festival.
Ketua Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Dr KH Luthfi Fathullah, yang bertindak langsung sebagai juri berharap bahwa festival ini dapat meningkatkan kualitas musik para musisi dan memberikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat melalui lirik-lirik yang Islami.
"Mereka musisi jalanan adalah orang-orang yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat, hendaknya yang dinyanyikan mempunyai makna kebaikan. Selain itu, mereka ini termasuk para dhu'afa dan mustahik zakat (orang yang berhak mendapatkan zakat) yang wajib dibantu. Di Jakarta ini, kita punya banyak panggung seni seperti di Kota Tua, stasiun-stasiun MRT, dan lainnya, ini semua dalam rangka membina dan menyalurkan bakat atau kreativitas mereka-mereka ini," tuturnya.
Salah satu peserta kategori penyanyi solo dari Cilincing, Fatimah (23), mengungkapkan kesannya mengikuti festival ini. Dia berharap kegiatan positif ini bisa diadakan tidak hanya oleh Baznas (Bazis) DKI Jakarta saja, tetapi juga oleh pemerintah daerah dan instansi lain.
Lihat Juga :