Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun

Rabu, 18 November 2020 - 21:38 WIB
loading...
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus kekerasan perempuan dan anak di Sinjai diklaim mengalami penurunan. Foto/Ilustrasi
A A A
SINJAI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai berhasil menekan angka kekerasan perempuan dan anak di wilayahnya secara signifikan. Rentang Januari-Juli 2020, tercatat ada 24 kasus yang ditangani atau jauh menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 60 kasus.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sinjai , A Yusran Maddolangeng, mengungkapkan pada semester pertama tahun ini, jumlah kasus kekerasan anak maupun kasus kekerasan perempuan hampir sama banyak.

"Jumlah itu terdiri dari 13 kasus kekerasan terhadap anak dan 11 kasus kekerasan terhadap perempuan . Jumlah itu masih tetap sama hingga sekarang dan belum ada laporan penambahan kasus," ucap Yusran.

Baca Juga: Bupati Sinjai Minta Rekanan Bangun Kembali Jalan Rusak di Dusun Mattirotasi

Adapun kasus kekerasan terhadap anak didominasi oleh kasus kekerasan fisik yang terdiri dari lima kasus, disusul trafficking/perdagangan anak tiga kasus, penganiayaan dua kasus, persetubuhan terhadap anak dua kasus dan pengeroyokan satu kasus.

Sedangkan kasus kekerasan terhadap perempuan didominasi oleh kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hak asuh anak dan penganiayaan. Sementara untuk tahun 2019 lalu, jumlah kekerasan terhadap anak terdiri dari 42 kasus dan kekerasan terhadap perempuan ada 18 kasus.

“Jadi kalau kita lihat data dibanding tahun lalu dengan tahun ini, Alhamdulillah terjadi penurunan kasus dan ini tidak lepas dari berbagai upaya sosialisasi yang kita lakukan,” jelasnya.

Dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sinjai , selain gencar melakukan sosialisasi, DP3AP2KB Sinjai telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya yakni melakukan edukasi kepada masyarakat termasuk optimalisasi keberadaan 13 Kampung KB.

Baca Juga: PPK Berperan Penting dalam Pengembangan Sapi Potong di Sinjai

Selain itu, Yusran menyebut pihaknya melakukan pendampingan kepada korban kekerasan, pendekatan secara kekeluargaan, serta menjalin kerjasama bersama mitra kerja dari Kejaksaan dan Kepolisian.

Pemerhati anak di Sinjai , Irmansyah, menyampaikan perlindungan terhadap perempuan dan anak sudah semestinya menjadi agenda prioritas pemerintah daerah. Terlebih, di masa pandemi Covid-19, dimana kasus kekerasan berpotensi terjadi. Olehnya itu, pemerintah daerah dituntut untuk bekerja lebih cekatan.

"Upaya perlindungan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak harus menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah. Pandemi Covid-19 menoreh sisi lain, dimana kondisi perempuan semakin ringkih dengan adanya ancaman kekerasan, baik kekerasan fisik, verbal, psikis maupun seksual," pungkasnya.

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejam! Ibu Tiri Aniaya...
Kejam! Ibu Tiri Aniaya Anaknya Usia 6 Tahun hingga Tewas
KPAI Apresiasi Puspadaya...
KPAI Apresiasi Puspadaya Perindo Miliki Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak
Hasil Autopsi Balita...
Hasil Autopsi Balita Tewas Terbakar di Kontrakan Tangerang, Ada Luka di Leher dan Anus
7 Fakta Kasus Bocah...
7 Fakta Kasus Bocah Perempuan Dianiaya di Nias Selatan, Nomor 5 Masih Misteri
Bocah 5 Tahun Dianiaya...
Bocah 5 Tahun Dianiaya saat Dititipkan ke Teman Ibunya di Gowa
Cegah Kekerasan Terhadap...
Cegah Kekerasan Terhadap Anak dan KBG di Bandung Barat, PLN Gelar Sosialisasi
Genap Berusia 1 Tahun,...
Genap Berusia 1 Tahun, Puspadaya Diharapkan Jangkau Kelompok Rentan di Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Pembentukan Ditres-Satres...
Pembentukan Ditres-Satres PPA Bukti Kapolri Serius Lindungi Anak dan Perempuan
Rekomendasi
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Berita Terkini
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved