Rumah Sakit Bersalin Diserang, Dua Bayi Baru Lahir Ikut Dibantai

Rabu, 13 Mei 2020 - 14:33 WIB
loading...
Rumah Sakit Bersalin...
Pasukan keamanan Afghanistan berjaga di luar Rumah Sakit Dasht-e-Barchi yang diserang di Kabul, Afghanistan, 12 Mei 2020. Foto/Al Jazeera
A A A
KABUL - Sekelompok orang bersenjata menyerbu sebuah rumah sakit bersalin di bagian barat Ibu Kota Afghanistan, Selasa (12/5/2020). Serangan itu memicu baku tembak selama berjam-jam dengan polisi dan menimbulkan 16 korban tewas.

Orang-orang bersenjata penyerang rumah sakit rata-rata menyamar dengan seragam polisi. Pejabat setempat menduga kelompok penyerang itu terkait dengan organisasi teroris ISIS.

Foto-foto yang dibagikan Kementerian Dalam Negeri setempat menunjukkan pertempuran yang sedang berlangsung, di mana pasukan keamanan berjuang untuk mengevakuasi orang-orang dari rumah sakit termasuk bayi dan ibu muda yang panik.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Tareq Arian mengatakan, lebih dari 80 wanita dan bayi berhasil dievakuasi oleh pasukan keamanan Afghanistan ketika baku tembak terjadi. Foto yang dibagikan oleh kementerian menunjukkan bayi yang baru lahir dan ibu mereka dibawa keluar dari rumah sakit. Namuan diinformasikan ada dua bayi yang tidak bisa diselamatkan.

"Pasukan berusaha untuk menyingkirkan teroris dan mengendalikan situasi," kata Arian. Dia kemudian menambahkan bahwa setidaknya salah satu penyerang ditembak mati seperti dikutip dari ABC News.

(Baca: Ka'bah dan Hajar Aswad Dibersihkan Lima Kali Sehari Selama Pandemi Corona)

Wakil Menteri Kesehatan Masyarakat Afghanistan, Wahid Majroh, bergegas ke lokasi dan mengatakan sedikitnya empat orang terluka. Tidak jelas mengapa rumah sakit di Dashti Barchi, yang mempunyai fasilitas 100 tempat tidur, menjadi sasaran penyerangan.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, baik Taliban maupun ISIS diketahui aktif di Kabul dan wilayah sekitarnya. Kedua kelompok itu sering menargetkan pasukan militer dan keamanan, serta warga sipil.

Tetangga Afghanistan, yakni Pakistan, mengutuk kerasa serangan di Kabul dengan menyebutnya sebagai "serangan teroris yang tidak manusiawi dan pengecut."

(Baca: Pimpin Jamaah Tarawih, Imam Al-Sudais Diperiksa Suhu Tubuh saat Masuk Masjidil Haram)

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Michael Pompeo ikut mengutuk serangan di rumah sakit bersalin dan upacara pemakaman di Afghanistan. Dia menyerukan pemerintah Afghanistan dan Taliban bekerja sama untuk mencari keadilan bagi para korban.

"Amerika Serikat mengutuk dalam istilah terkuat dua serangan teroris yang mengerikan di Afghanistan hari ini (Selasa)," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan, yang diunggah di Twitter, Rabu (13/5/2020).

"Orang-orang Afghanistan berhak mendapatkan masa depan yang bebas dari tindakan jahat yang mengerikan ini dan harus bersama-sama membangun sebuah front persatuan melawan ancaman terorisme," lanjut Pompeo, yang dilansir Fox News.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkembangan Kasus Keracunan...
Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
2 Buronan KKB Penebar...
2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Dugaan Teror terhadap...
Dugaan Teror terhadap DJ Donny, Polisi Dalami Alat Bukti dan Periksa 5 Saksi
Kompolnas Sarankan Polisi...
Kompolnas Sarankan Polisi Pakai Cell Dump untuk Ungkap Teror ke DJ Donny
Natalius Pigai Ingatkan...
Natalius Pigai Ingatkan Influencer Tak Framming Pemerintah sebagai Pelaku Teror
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Rekomendasi
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Gemparkan Dunia Medis,...
Gemparkan Dunia Medis, Bayi dengan 3 DNA Telah Lahir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved