6 Hari, Tercatat 4.552 Warga Jawa Timur Positif COVID-19
Rabu, 16 Desember 2020 - 08:28 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
SURABAYA - Dalam enam hari terakhir, mulai Kamis (10/12/2020) hingga Selasa (15/12/2020) penambahan jumlah kasus SARS-CoV-2, di Jawa Timur (Jatim) mencapai angka 4.552 kasus.
Total kasus COVID-19 di provinsi ini mencapai 71.369 orang. Penambahan kasus terbanyak di sumbang Kabupaten Malang sebanyak 89 orang. Disusul Banyuwangi 64 orang dan Kabupaten Kediri 51 orang.
Dari jumlah total kasus COVID-19 di Jatim, yang meninggal dunia sebanyak 4.969 orang. Untuk yang masih dalam perawatan sebanyak 4.660 orang dan yang sembuh sebanyak 61.740 orang.
Sementara itu, jumlah zona merah atau wilayah berisiko tinggi COVID-19 bertambah menjadi tujuh daerah.
Kota Kediri yang sebelumnya masuk zona orange atau wilayah berisiko sedang, kini menjadi zona merah.
Tujuh daerah yang masuk kategori zona merah diantaranya, Banyuwangi, Jember, Tuban, Kota Kediri, Kediri, Kota Blitar dan Kota Malang.
Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr Windhu Purnomo mengatakan, sebenarnya pada Agustus 2020 kasus COVID-19 di Jatim mengalami tren penurunan.
Total kasus COVID-19 di provinsi ini mencapai 71.369 orang. Penambahan kasus terbanyak di sumbang Kabupaten Malang sebanyak 89 orang. Disusul Banyuwangi 64 orang dan Kabupaten Kediri 51 orang.
Dari jumlah total kasus COVID-19 di Jatim, yang meninggal dunia sebanyak 4.969 orang. Untuk yang masih dalam perawatan sebanyak 4.660 orang dan yang sembuh sebanyak 61.740 orang.
Sementara itu, jumlah zona merah atau wilayah berisiko tinggi COVID-19 bertambah menjadi tujuh daerah.
Kota Kediri yang sebelumnya masuk zona orange atau wilayah berisiko sedang, kini menjadi zona merah.
Tujuh daerah yang masuk kategori zona merah diantaranya, Banyuwangi, Jember, Tuban, Kota Kediri, Kediri, Kota Blitar dan Kota Malang.
Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr Windhu Purnomo mengatakan, sebenarnya pada Agustus 2020 kasus COVID-19 di Jatim mengalami tren penurunan.
Lihat Juga :