PKS Kecewa Sikap PSI yang Sering Teriak Kenaikan Gaji dan Tunjangan DPRD DKI

Selasa, 15 Desember 2020 - 19:25 WIB
loading...
PKS Kecewa Sikap PSI...
PKS menilai walk out anggota DPRD DKI Jakarta diduga karena kecewa dengan PSI yang sering teriak kenaikan gaji dan tunjangan DPRD. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Arifin mengatakan, aksi walk out saat PSI membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2014, Senin (14/12/2020) merupakan hal spontan. Fraksi PSI DPRD DKI dinilai kerap menyebut kenaikan gaji dan tunjangan DPRD DKI Jakarta.

Fraksi PKS lebih banyak menyaksikan paripurna melalui via aplikasi Zoom lantaran ada kabar beberapa anggota dewan ada yang terpapar positif Covid-19. Namun, sebagai ketua fraksi, dia memastikan tidak ada rencana walk out.

"Saya lihat pada walk out. Kalau saya nilai itu bentuk kekecewaan teman-teman sama PSI yang selalu bersikap tidak konsisten. Apalagi mereka bilang kenaikan gaji dan tunjangan DPRD DKI di media, padahal itu tidak ada," ujar Arifin, Selasa (15/12/2020). (Baca juga:Kecam DPRD DKI yang Lakukan Walk Out, Netizen: Urat Malu Politisi DKI Sudah Putus)

Dalam Rancangan Kegiatan Tahunan (RKT) itu ada rencana penambahan kegiatan DPRD turun ke masyarakat bukan kenaikan gaji atau tunjangan yang sering mereka bicarakan di luar DPRD. Dia menilai anggota PSI tidak bisa turun ke masyarakat karena tidak punya konstituen dan akhirnya membuat isu kenaikan gaji dan tunjangan.

Penambahan kegiatan itu pun anggarannya tidak masuk rekening anggota dewan. Apalagi semua itu diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) setelah mendapatkan persetujuan Kementerian Dalam Negeri. (Baca juga:Aksi Walk Out DPRD DKI, Netizen Riuh di Dunia Maya)

"Tahun ini kan ada penambahan kegiatan seperti sosialisasi raperda dan kebangsaan. Di DPR juga ada sosialisasi 4 pilar yang memang instruksi Presiden. Nah itu diusulkan dalam RKT. Bukan naik gaji dan tunjangan. Teman-teman PKS kecewa sama PSI kenapa teriak-teriak naik gaji dan tunjangan," kata Arifin.

Dalam rapat Raperda tentang perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2015 di gedung DPRD DKI, Senin (14/12/2020), sejumlah fraksi melakukan aksi walk out ketika PSI mendapatkan giliran berbicara menyampaikan pandangan umumnya. Aksi walk out diduga sebagai respons atas sikap PSI menolak kenaikan RKT dan gaji DPRD DKI.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved