Belasan Rumah Diterjang Banjir dan Longsor di Bogor, Satu Warga Tewas Tertimbun

Rabu, 13 Mei 2020 - 13:13 WIB
loading...
Belasan Rumah Diterjang...
Proses evakuasi untuk memulihkan situasi bekas longsoran dan banjir, Rabu (13/5/2020). Foto: Dok. BPBD Kabupaten Bogor
A A A
BOGOR - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor sejak Selasa (12/5/2020) malam mengakibatkan belasan rumah di Kampung Suruluk RT 01/11, Desa Wangun Jaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, rusak berat diterjang banjir dan longsor pada Rabu (13/5/2020) dini hari.

Akibatnya, Samsu (48), warga RT 05/05, Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, yang sempat hilang saat kejadian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Baca juga: DPR: Banjir Bandang di Kabupaten Bogor Harus Jadi Pelajaran)

"Korban meninggal sudah ditemukan tadi pukul 10.50 WIB, sekarang korban langsung dibawa kerumah duka," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2020) siang.

Berdasarkan hasil assessment BPBD Kabupaten Bogor, bencana itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. "Kita baru terima laporan pukul 05.00 WIB. Dari keterangan warga setempat banjir dan longsor itu lantaran hujan yang mengguyur wilayah sekitar cukup deras dengan intensitas tinggi," katanya.

Terlebih kawasan tersebut kontur tanahnya cukup labil, sehingga saat hujan turun dengan intensitas tinggi mengakibatkan dataran tinggi gunung leutik longsor. "Sehingga menimbun rumah warga disekitar kaki Gunung Leutik," jelasnya. (Baca juga: Cegah Banjir, Pemkab Bogor Siapkan Pembangunan Dua Bendungan)

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengungkapkan, hasil pendataan sementara jumlah rumah yang rusak akibat bencana itu sebanyak 14 unit dan dua bangunan fasilitas umum.

"Selain itu, karena dikhawatirkan terjadinya longsor susulan, terdapat peningkatan jumlah pengungsi yakni mencapai 69 kepala keluarga terdiri dari 242 jiwa. Sedangkan untuk korban luka sudah mendapat penanganan medis," katanya.

Pihaknya saat ini selain melakukan assessment, juga telah berkoordinasi dengan aparat setempat dan melakukan analisa di tempat kejadian perkara terkait potensi terjadinya longsor atau banjir susulan.

"Saat ini di lokasi kejadian membutuhkan sejumlah kebutuhan pokok, khususnya untuk para pengungsi sebagai logistik tanggap darurat. Kondisi terakhir, proses evakuasi untuk memulihkan situasi bekas longsoran dan banjir," katanya.(Haryudi)
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Desak Pemerintah...
PKB Desak Pemerintah Gerak Cepat Atasi Banjir demi Selamatkan Lumbung Pangan Nasional
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Jajarannya Buat Grand Design Selesaikan Masalah Banjir Jawa
2.003 Taruna Taruni...
2.003 Taruna Taruni Dikirim ke Aceh Tamiang Bantu Pemulihan Pasca Bencana Banjir
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved