Baru Dibangun Dua Pekan, Tembok Penahan Jalan di Mojokerto Ambruk

Senin, 14 Desember 2020 - 14:31 WIB
loading...
Baru Dibangun Dua Pekan,...
Kondisi tembok penahan jalan yang ambruk akibat terbawa derasnya air aliran sungai di Dusun Bantengan, Desa Bendung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
A A A
MOJOKERTO - Tembok penahan jalan di Dusun Bantengan, Desa Bendung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto , Jawa Timur jebol. Padahal, bangunan penahan jalan itu baru rampung dibangun dua pekan lalu.

Informasi yang dihimpun di lokasi, tembok penahan jalan itu diketahui jebol pada Sabtu kemarin (12/12). Bangunan sepanjang 50 meter itu ambruk terbawa derasnya aliran sungai. Kala itu hujan dengan intensitas tinggi menguyur wilayah tersebut.

Tak hanya membuat penahan jebol, derasnya aliran sungai juga membuat separo ruas jalan hanyut terbawa air. Menurut Hudin, 43, insiden runtuhnya tembok penahan jalan sepanjang 50 meter itu, terjadi sekira pukul 15.00 WIB.

(Baca juga: Mengkhawatirkan, Pantai Timur Surabaya Terpapar Mikroplastik )

"Jebol saat hujan lebat, bahkan air sampai meluber. Kemarin itu aliran air begitu deras karena curah hujan juga sangat tinggi," kata Hudin, saat ditemui di lokasi, Senin (14/12/2020).

Tembok penahan jalan itu, kata Hudin, baru rampung dibangun sekitar dua pekan lalu. Hal itu tampak pada beberapa bagian titik yang belum sepenuhnya diuruk. Menurutnya, pembangunan plengsengan itu guna memperlebar ruas jalan dari sebelumnya tiga meter menjadi enam meter.

Kondisi ini tentunya membahayakan warga setempat. Utamanya warga yang sering menggunakan ruas jalan tersebut untuk pergi ke sawah atau ke dusun lain. Bahkan, kondisi ruas jalan tersebut hanya mampu untuk dilintasi kendaraan roda dua saja.

"Kedalamannya mencapai dua meter, kalau tidak berhati-hati bisa terperosok. Apalagi saat hujan juga sudah sangat membahayakan jika dilewati, terlebih malam hari," terang Hudin.

(Baca juga: Kasus COVID-19 di Jatim Meningkat, Puluhan Warga Malah Bandel Tak Bermasker )

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini mengungkapkan, jebolnya tembok penahan jalan itu tergerus derasnya arus air hujan. Tak hanya merusak jalan, sekitar 1,5 hektare lahan padi yang siap ditanami rusak terendam banjir.

"Itu akses utama warga, tidak lewat jalan tersebut, warga harus memutar lebih jauh kurang lebih 5 kilometer," kata Zaini saat dikonfirmasi.

Zaini mengatakan, Pemkab Mojokerto sudah mengambil langkah-langkah darurat untuk mengatasi ruas jalan yang hampir terputus akibat tembok penahan jalan yang jebol itu. Yakni dengan memasang glasing-glangsing berisi pasir dan tanah guna menghindari meluasnya ruas halan yang hanyut akibat derasnya aliran sungai
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Terjadi di Pondok...
Ledakan Terjadi di Pondok Aren, Tembok Gedung Nucleus Hancur
Pemkab Mojokerto dan...
Pemkab Mojokerto dan LNK Dorong UMKM Siap Hadapi Era Digital
Polda Banten Jadwalkan...
Polda Banten Jadwalkan Pemanggilan Oknum Anggota DPRD Cilegon Diduga Terlibat Demo
Diduga Minta Jatah Proyek,...
Diduga Minta Jatah Proyek, 4 Oknum DPRD Kota Cilegon Dikecam
Entaskan Kemiskinan,...
Entaskan Kemiskinan, Baznas RI Luncurkan Program Balai Ternak di Kabupaten Mojokerto
Wakil Walkot Tangsel:...
Wakil Walkot Tangsel: Yang Terlibat Kasus Korupsi Proyek Sampah Jalani Proses Hukum
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Pengkondisian Pemenang Proyek di Pemkab Tulungagung
SIG Rampungkan Proyek...
SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Ekspor Rp1,4 Triliun di Tuban
Rekomendasi
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved