Diduga Melakukan Provokasi Kerusuhan Usai Pilkada, 6 Orang Diamankan Polisi

Minggu, 13 Desember 2020 - 18:14 WIB
loading...
Diduga Melakukan Provokasi...
Enam orang diduga provokator kerusuhan lewat WhatsApp diamankan Polres Tana Toraja. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A A A
TANA TORAJA - Kepolisan Resor (Polres) Tana Toraja mengamankan enam orang diduga provokator yang mengajak membuat kerusuhan usai pemungutan suara pilkada 9 Desember 2020 lalu.

Kapolres Tana Toraja , AKBP Sarly Sollu mengatakan, penangkapan enam orang itu berawal dari penyelidikan pihaknya. Awalnya, aparat Polres Tana Toraja mengamankan 3 orang yang diduga akan mengganggu jalannya tahapan rekapitulasi perolehan suara di kantor Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Jumat 11 Desember malam.

Baca juga: Gelar Hitung Cepat, Pasangan Theo-Zadrak Klaim Unggul di Pilkada Tana Toraja

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan mendapati adanya percakapan di sebuah group WhatsApp salah satu pendukung pasangan calon untuk melakukan pengawalan rekapitulasi suara di PPK.

Di grup tersebut, selain membahas pengawalan rekapitulasi, polisi juga menemukan percakapan yang bernada provokasi, untuk menganggu rekapitulasi suara yang dimulai pada Jumat 11 Desember malam di kantor Kecamatan Makale. Dari HP ketiganya ditemukan foto petugas Polres Tana Toraja yang melaksanakan pengamanan di kantor Kecamatan Makale.

"Identitas dari tiga orang yang diamankan itu, yakni berinisial S, 30 tahun, pekerjaan swasta, alamat kecamatan Makale Utara. Kemudian RS, 24 tahun, pekerjaan tidak ada, alamat Bombongan Kecamatan Makale. Serta SK, 26 tahun, alamat Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale," ungkap Kapolres.

Dari hasil pemeriksaan ketiga orang itu, Kapolres Tana Toraja bersama tim mendapatkan informasi lebih lanjut lagi terkait adanya ajakan yang beredar di WhatsApp grup tersebut. Malam itu juga diamankan tiga orang lagi, yaitu NS, JB, dan A, untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku hanya bercanda dan tidak ada tindakan bersifat masif untuk melakukan ancaman seperti yang ada dalam percakapan grup.

"Hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut, enam orang tersebut beserta anggota group WA lainnya tidak ditemukan bukti bahwa mereka secara masif akan mengganggu berlangsungnya kegiatan rekapitulasi suara di PPK, sehingga kepada mereka diberikan peringatan, dan surat pernyataan," jelas Sarly Sollu.

Baca juga: Kamtibmas di Tana Toraja Dinilai Kondusif Selama Tahapan Pemungutan Suara

Kapolres pun menghimbau kepada segenap masyarakat Tana Toraja untuk bersama sama dengan pihak keamanan menjaga pilkada Tana Toraja dari segala bentuk provokasi maupun perbuatan perbuatan yang dapat mencederai pilkada.

"Mari bersama-sama dengan kami, wujudkan kamtibmas yang kondusif pasca pemungutan suara, terlebih pada tahapan rekapitulasi yang akan menentukan hasil dari pilkada yang baru saja berlangsung, mari kita jalin dan eratkan kembali silaturahmi, persaudaraan, hormati hasil dari pilkada , dan jalani kehidupan masing-masing dengan normal," imbau Kapolres.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelaku Penjarahan Rumah...
Pelaku Penjarahan Rumah Menkeu Sri Mulyani di Tangsel Ditangkap
1 Orang Jadi Tersangka...
1 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Polres Jaktim
Usai Kerusuhan di Siak...
Usai Kerusuhan di Siak Terungkap Banyak Cukong Kuasai Lahan Konsesi Perusahaan
Polda Riau Tetapkan...
Polda Riau Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kerusuhan di Siak
Kerusuhan Pecah di Siak,...
Kerusuhan Pecah di Siak, Polisi Tetapkan 5 Tersangka termasuk Aktor Intelektual
Kerusuhan Pecah di Lampung...
Kerusuhan Pecah di Lampung Tengah, 3 Bangunan dan 15 Kendaraan Dirusak Massa
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Iran Tangkap 3.000 Orang...
Iran Tangkap 3.000 Orang saat Protes Anti-Pemerintah Mereda
Rekomendasi
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Berita Terkini
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved