Rawan Penularan Covid-19, DKI Perlu Waspadai Tradisi Berkumpul saat Lebaran
Rabu, 13 Mei 2020 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
“Berikutnya adalah evaluasi dari Pemprov. Evaluasinya apa kita belum tahu. Apakah selama dua kali PSBB grafiknya naik atau turun sih? Kan musti dievaluasi, kita belum tahu. Mudah-mudahan hasil evaluasinya menurun sehingga tidak perlu ada PSBB tahap ketiga supaya bisa kembali normal,” sambungnya. (Baca juga: Masa PSBB, Pemprov DKI Beri Teguran Tertulis Bagi Pelanggar Kegiatan Keagamaan)
Namun yang lebih ia khawatirkan yakni pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang. Sudah menjadi tradisi di Tanah Air setiap Lebaran masyarakat kumpul dengan keluarga besar dan handai taulan. Gembong khawatir masyarakat mengabaikan protokol kesehatan dan aturan PSBB saat bersilaturahim dengan sanak keluarga pada saat Idul Fitri.
“Di situ ada ruang yang mengkhawatirkan bagi saya. Fraksi PDIP ada satu kekhawatiran di saat Lebaran, saat Lebaran kultur kita seperti itu. Pemprov harus hati-hati betul, menerapkannya perlu kajian yang komprehensif, lengkap supaya pelaksanaan Lebaran betul-betul bisa menjaga semua. Silaturahmi bisa berjalan baik, tetapi kita tetap terjaga protokol kesehatannya. Saya khawatir di Lebaran itu,” tutupnya.
Namun yang lebih ia khawatirkan yakni pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang. Sudah menjadi tradisi di Tanah Air setiap Lebaran masyarakat kumpul dengan keluarga besar dan handai taulan. Gembong khawatir masyarakat mengabaikan protokol kesehatan dan aturan PSBB saat bersilaturahim dengan sanak keluarga pada saat Idul Fitri.
“Di situ ada ruang yang mengkhawatirkan bagi saya. Fraksi PDIP ada satu kekhawatiran di saat Lebaran, saat Lebaran kultur kita seperti itu. Pemprov harus hati-hati betul, menerapkannya perlu kajian yang komprehensif, lengkap supaya pelaksanaan Lebaran betul-betul bisa menjaga semua. Silaturahmi bisa berjalan baik, tetapi kita tetap terjaga protokol kesehatannya. Saya khawatir di Lebaran itu,” tutupnya.
(thm)
Lihat Juga :