KPAD Bakal Dampingi Manusia Silver Pelaku Mutilasi di Bekasi

Jum'at, 11 Desember 2020 - 19:24 WIB
loading...
KPAD Bakal Dampingi...
Polisi melakukan olah TKP mutilasi di Bekasi. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
BEKASI - Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi bakal mendampingi tersangka kasus mutilasi sadis di wilayah Kota Bekasi . Saat ini kasusnya masih berjalan di Polda Metro Jaya dan tersangka ditahan.

Ketua KPAD Kota Bekasi, Aris Swtiawan mengatakan, pelaku berinisial AYJ masih terbilang anak-anak. Hal itu dibuktikan dengan usia pelaku yang baru menginjak 17 tahun. "Pelaku masih di bawah umur dan karena itu akan kami dampingi," katanya di Bekasi, Jumat (11/12/2020).

Di sisi lain, KPAD Kota Bekasi juga akan memberikan masukan kepada polisi dalam langkah penyidikan kasus hukum terhadap anak. Kemudian pendampingan psikologis pelaku yang masih dibawah umur."Karena dibawah umur harus didampingi," ujarnya.

Proses penyidikan yang dilakukan polisi harus dilakukan dengan cara khusus mengingat A saat ini masih berstatus anak-anak. Namun, KPAD tidak akan memberikan pendampingan dari segi hukum."Kalau dalam proses penyelidikan kita tetap dampingi sesuai kewenangan," ungkapnya. (Baca juga: Manusia Silver Mutilasi Korban karena Disodomi 50 Kali dan Tak Dibayar )

Dalam waktu dekat, KPAD akan berkoordinasi langsung dengan Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya terkait rencana pendampingan itu. Polda Metro Jaya mengungkap motif pembunuhan sekaligus mutilasi yang dilakukan AYJ (17) terhadap korbannya, DS (24).

Rupanya, pelaku yang tidak mempunyai pekerjaan tetap dan menjadi pengamen sekaligus manusia silver itu mau melayani nafsu birahi sesama jenis DS karena diiming-imingu duit sebesar Rp100 ribu setiap memuaskan sahwat korban.

"Sekali mereka tidur bersama Rp100.000, setelah itu mulai berkurang sehingga timbul rasa kebencian sakit hati daripada pelaku ini hingga terjadi aksi mutilasi,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.

Selama satu tahun kenal, kata dia, korban sudah 50 kali lebih melakukan tindak asusila tersebut terhadap pelaku. Awalnya, memang sekali disodomi, pelaku mendapati duit Rp 100 ribu. Namun setalah beberapa kali, korban memberi uang kepada pelaku berkurang. (Baca juga: Sadis dan Menyeramkan, Begini Manusia Silver di Bekasi Memutilasi Korbannya )

Bahkan, sempat sering tidak diberi uang. Dari situ, pelaku memendam rasa benci dan sakit hati hingga merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban. Niatnya, pelaku ingin menghabisi nyawa korban saat sedang ingin melakukan tindak asusila.

Bahkan, lanjut dia, korban juga sering melakukan tindakan kasar terhadap pelaku, hingga Minggu 6 Desember 2020, pelaku melakukan aksi nekatnya itu dengan membunuh korban. Korban dibunuh saat sedang tidur. Pelaku mengambil sebilah celurit dan menusukan bagian yang tajam ke arah dada

Korban sempat bergerak bangun melihati pelaku, oleh AYJ kemudian mata korban ditusuk kembali dengan celurit hingga tersungkur ke lantai. Pelaku saat itu merasa bingung dan lalu terirat melakukan mutilasi untuk membuang jenazah korban. (Baca juga: Pelaku Mutilasi Ternyata Manusia Silver Berusia 17 Tahun )

Korban dipotong dengan lima bagian yaitu, kepala, inti tubuh atau badan, tangan kiri dan sepasang kaki. Bagian tubuh itu dipotong dikediaman pelaku wilayah Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada sore hari.



Pelaku lalu membungkusnya menggunakan kantong plastik hitam dan dibuang mengendarai sepeda motor korban. "Badannya dibuang ke Kali BSK Kayuringi Jaya, dan sepasang kaki serta tangan, tangan kirinya ditemukan di TPS Kayuringin dekat Terminal Damri,” katanya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro: 94 Saksi dan 26 Ahli Sudah Diperiksa
Rekomendasi
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Berita Terkini
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved