Aspal Karet Muba Diganjar Penghargaan Menteri Pertanian

Kamis, 10 Desember 2020 - 14:59 WIB
loading...
Aspal Karet Muba Diganjar...
Kementan memberi Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI) Awards kepada Bupati Muba Dodi Reza pada Rangkaian Hari Perkebunan ke-63 sebagai Inisiator
A A A
JAKARTA - Memasuki penghujung tahun 2020, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin terus meraih prestasi, kali ini Kementerian Pertanian (Kementan) menganugerahi Penghargaan Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI) Awards pada Rangkaian Hari Perkebunan ke-63 sebagai Inisiator pembangunan pabrik bahan baku campuran aspal dari karet berbasis lateks pekat

"Pemkab Muba di bawah kepemimpinan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin dinilai sangat pantas mendapatkan APPI Awards," ungkap Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di sela penyerahan APPI Awards pada Hari Perkebunan ke-63 Tahun 2020 di Scientia Square Park, Tangerang Banten, Kamis (10/12/2020).

Mentan menilai, inisasi terobosan Bupati Muba Dodi Reza dalam merealisasikan program aspal karet merupakan merupakan inovasi terobosan yang memberikan efek positif dan turut andil memulihkan perekonomian di sektor pertanian. "Atas inovasi terobosan tersebut tentu memberikan kontribusi positif bagi petani karet, tidak hanya di Muba namun meliputi lingkup provinsi Sumsel," ujarnya.

Yasin Limpo berharap, agar kepala daerah yang wilayahnya dominan wilayah perkebunan juga harus mempunyai inovasi seperti yang sudah dilakukan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin. "Ini juga akan dapat turut serta andil memulihkan perekonomian nasional khususnya di sektor perkebunan atau pertanian," harapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan terima kasih kepada Kementan yang memberikan penghargaan APPI Awards Tahun 2020. "Penghargaan ini saya persembahkan untuk semua petani di Musi Banyuasin khususnya petani karet yang selalu bersama-sama untuk bersinergi mendukung program Pemkab Muba," ucapnya.

Peraih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Tahun 2020 ini menambahkan, Inisiasi terobosannya terkait aspal karet bahannya adalah lateks pekat hasil proses pemisahan partikel cair dan padat (centrifuge) berbahan baku bokar. Dikatakannya bukan hanya pasar yang bisa jadi unggulan namun lateks pekat tersebut dipastikan mampu meningkatkan ekonomi petani karet.

"Ada empat keuntungan yang bisa bermanfaat bagi petani dan kontraktor bahkan negara atas hilirisasi di sektor komoditi karet," ungkapnya.

Empat manfaat dimaksud, pertama aspek ekonomi rakyat. Hadirnya pabrik aspal karet ini meningkatkan nilai jual petani hingga dua kali lipat, Rp20.000 perkilogram. "Di mana saat ini melalui instalasi pengolahan aspal karet yang dimiliki mampu menampung 3-4 ton lateks dan akan ditambah dua instalasi pada 2021 dengan target produksi latek mencapai 15 ton perhari," jelasnya.

Selanjutnya keuntungan kedua dari sisi teknis. Menurutnya, walau secara harga aspal karet lateks ini harganya lebih mahal tapi umurnya, namun ketahanannya dua kali lebih panjang. Karena mengandung karet jadi lebih lentur. Kemudian tahan air atau kedap air.

"Keuntungan ketiga, dari sisi bisnis. Sedangkan keuntungan keempat dari sisi regulasi pengadaan bahan baku lateks dari petani. Diharapkan dengan inovasi aspal karet ini dapat turut andil memulihkan perekonomian nasional," terangnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan...
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Korban Terjepit Dievakuasi
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet Sumsel, Ini Hasilnya
Geger! Guru SD di Pali...
Geger! Guru SD di Pali Sumsel Hidup Lagi usai Dikabarkan Meninggal Dunia
DPW Partai Perindo Sumsel...
DPW Partai Perindo Sumsel Gelar Syukuran dan Potong Tumpeng HUT Ke-10
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
Mudik, Ban, dan Nasib...
Mudik, Ban, dan Nasib Petani Karet Indonesia
Dukung Soeharto Diberi...
Dukung Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Apkarindo: Bapak Pembangunan Karet Rakyat
Rekomendasi
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Berita Terkini
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved