Walikota Madiun Lanjutkan Proyek Miliaran Rupiah di Tengah Pandemi Covid-19
Selasa, 12 Mei 2020 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Terkait anggaran, mantan Sekda Kota Madiun itu mengaku cukup dan tidak akan mengganggu anggaran penanggulangan Covid 19. "Anggarannya cukup, anggarannya cukup. Ini kalau semua kita pending ( proyek yang tidak menggerakan potensi ekonomi), anggaran cukup," ungkap Maidi.
Saat ini aggaran Biaya Tak Terduga (BTT) yang disiapkan Pemkot Madiun untuk menanggulangi wabah Covid 19 mencapai berkisar 160 miliar rupiah. Anggaran pembangunan fisik yang dimaksud di luar yang digunakan untuk BTT tersebut.
Sementara itu melalui pesan singkat, Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Subakri membenarkan jika pembangunan proyek fisik yang di maksud Walikota mampu menggerakn rosa perekonomian pasca corona hilang nanti berada di Kawasan jl Pahlawan, Taman Sumber Umis dan Rimba Mulya. "siap... nggih Mas," jawabnya.
Mengacu pernyataan walikota dan Kepala Dinas Kominfom, jika dicocokkan dengan laman LPSE, ketiga proyek itu tersebut menelan biaya miliaran rupiah. Di laman LPSE Pemkot Madiun, pembangunan jl Setiaki dan Rimba Mulya yang rencananya untuk kawasan Kuliner mencapai 10,3 miliar rupiah.
Sedangkan Pembangunan Jalan Pelengkap jl. Pahlawan dan Pembangunan saluran Sumber Umis, pagunya masing-masing 7,8 dan 9,4 miliar rupiah. Rencananya kedua kawasan itu akan menjadi kawasan wisata perkotaan yang alami.
Saat ini aggaran Biaya Tak Terduga (BTT) yang disiapkan Pemkot Madiun untuk menanggulangi wabah Covid 19 mencapai berkisar 160 miliar rupiah. Anggaran pembangunan fisik yang dimaksud di luar yang digunakan untuk BTT tersebut.
Sementara itu melalui pesan singkat, Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Subakri membenarkan jika pembangunan proyek fisik yang di maksud Walikota mampu menggerakn rosa perekonomian pasca corona hilang nanti berada di Kawasan jl Pahlawan, Taman Sumber Umis dan Rimba Mulya. "siap... nggih Mas," jawabnya.
Mengacu pernyataan walikota dan Kepala Dinas Kominfom, jika dicocokkan dengan laman LPSE, ketiga proyek itu tersebut menelan biaya miliaran rupiah. Di laman LPSE Pemkot Madiun, pembangunan jl Setiaki dan Rimba Mulya yang rencananya untuk kawasan Kuliner mencapai 10,3 miliar rupiah.
Sedangkan Pembangunan Jalan Pelengkap jl. Pahlawan dan Pembangunan saluran Sumber Umis, pagunya masing-masing 7,8 dan 9,4 miliar rupiah. Rencananya kedua kawasan itu akan menjadi kawasan wisata perkotaan yang alami.
(msd)
Lihat Juga :