Ridwan Kamil Nilai Penerapan Prokes di TPS Umumnya Sudah Baik
Rabu, 09 Desember 2020 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Selain menerapkan prokes ketat di TPS, Kang Emil juga memastikan bahwa seluruh petugas yang terlibat dalam pemungutan hingga penghitungan suara nanti sudah menjalani tes dengan hasil negatif COVID-19.
"Kita kan ada 15 protokol kesehatan selama pemilu ini, dimulai dari pembatasan jumlah, jaga jarak hingga durasi waktu dipercepat. TPS juga didisinfeksi. Kemudian, semua petugas dites menggunakan rapid antigen, yang terbaru, yang rekatif reaktif langsung diganti," paparnya.
Adapun alasan peninjauan di Kabupaten Bandung, menurut Kang Emil, hal itu tidak terlepas dari sisi indeks kerawanan pilkada di Kabupaten Bandung yang relatif tinggi yang harus diwaspadai. "Selain itu, Kabupaten Bandung juga pemilihnya terbanyak," imbuhnya.
Melihat ketatnya penerapan proses dan antusiasme masyarakat hadir di TPS untuk menyalurkan hak suaranya, Kang Emil berharap, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2020 yang ditargetkan 77,5 persen dapat tercapai.
(Baca juga: Kendarai Motor Lawas, Wagub Jabar Monitoring Pencoblosan di Tasikmalaya)
"Kita kan ada 15 protokol kesehatan selama pemilu ini, dimulai dari pembatasan jumlah, jaga jarak hingga durasi waktu dipercepat. TPS juga didisinfeksi. Kemudian, semua petugas dites menggunakan rapid antigen, yang terbaru, yang rekatif reaktif langsung diganti," paparnya.
Adapun alasan peninjauan di Kabupaten Bandung, menurut Kang Emil, hal itu tidak terlepas dari sisi indeks kerawanan pilkada di Kabupaten Bandung yang relatif tinggi yang harus diwaspadai. "Selain itu, Kabupaten Bandung juga pemilihnya terbanyak," imbuhnya.
Melihat ketatnya penerapan proses dan antusiasme masyarakat hadir di TPS untuk menyalurkan hak suaranya, Kang Emil berharap, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2020 yang ditargetkan 77,5 persen dapat tercapai.
(Baca juga: Kendarai Motor Lawas, Wagub Jabar Monitoring Pencoblosan di Tasikmalaya)
Lihat Juga :