Cegah Klaster COVID-19, Polisi Pengamanan Pilkada Dilarang Grudak-gruduk

Minggu, 06 Desember 2020 - 07:21 WIB
loading...
Cegah Klaster COVID-19,...
Sebanyak 14.575 personel Polda Jawa Tengah diterjunkan untuk pengamanan Pilkada Serentak 2020. iNews TV/taufik
A A A
SEMARANG - Sebanyak 14.575 personel Polda Jawa Tengah diterjunkan untuk pengamanan Pilkada Serentak 2020 . Mereka dipastikan dalam kondisi sehat dan selama pengamanan dilarang melakukan aktivitas yang berpotensi terjadinya klaster COVID-19.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memberi peringatan keras terhadap anggotanya agar cakap dalam bertugas. Pergeseran pasukan hanya dilakukan dari Mapolda Jawa Tengah untuk selanjutnya langsung menuju PPK tujuan masing-masing.

"Saya sudah warning kepada Kapolres, bahwa tidak ada lagi nanti serpas (pergeseran pasukan) di Polres. Semua sudah diarahkan sesuai dengan tupoksinya langsung ke PPK, itu untuk menghindari adanya kerumunan," kata Luthfi saat Apel Pergeseran Pasukan di Mapolda Jateng, Sabtu (5/12/2020).

"Karena Polres itu biasanya lapangannya kecil, sehingga kita tidak mau terekspos anggota PAM yang ngruwel, grudak gruduk. Jadi mereka langsung digeser di wilayahnya masing-masing," tandas dia. (Baca: Pelaku Balap Liar Kocar Kacir Dibubarkan Polisi, Belasan Motor Diamankan).

Jenderal bintang dua itu menyatakan, selain di Jawa Tengah juga terdapat pasukan Brimob yang diterjunkan untuk pengamanan Pilkada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka diminta segera mengenali lokasi tujuan serta berkoordinasi dengan petugas setempat.

"Dengan harapan pertama, Anda akan kenali wilayah itu, yang kedua Anda bisa koordinasi petugas KPPS. Yang ketiga Anda sudah tahu Brimob itu cumeu, cuaca medan musuh, di mana PPK itu kita kuasai. Sehingga tidak ada alasan karena Anda tidak tahu jalan, kemudian tidak tahu jumlah PPK-nya, tidak tahu petugasnya, koordinasi kepada siapa," tegas Luthfi.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Rekomendasi
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
5 Fakta Menarik saat...
5 Fakta Menarik saat Jerman Bantai Curacao 7-1 di Piala Dunia 2026
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Berita Terkini
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved