Survei KPN: Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada Tangsel Capai 61,7%
Jum'at, 04 Desember 2020 - 22:07 WIB
loading...
Direktur Eksekutif KPN Miftahul Adib. Foto: Hasan Kurniawan/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG - Tingkat partisipasi publik dalam Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 diprediksi masih tinggi, mencapai 61,7% dengan angka golongan putih (golput) sebanyak 33,4%.
Sementara mereka yang ragu datang ke TPS, ada sekira 4,9%. Hal ini terungkap dalam survei partisipasi pemilih dan simulasi pemilihan Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN), pada periode 23-27 November 2020. (Baca juga: Jelang Pilkada Tangsel, Survei LSPP Benyamin-Pilar Ungguli Paslon Lain )
Menurut Direktur Eksekutif KPN Miftahul Adib, survei dilakukan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan pihak penyelenggara pemilu, pasangan calon, dan tim suksesnya dalam mendongkrak partisipasi pemilih.
"KPN membedah secara terperinci perilaku pemilih, baik pada segmen responden yang berpartisipasi, golput garis keras, dan yang menyatakan ragu-ragu," kata Adib kepada SINDOnews, di Serpong, Jumat (4/12/2020).
Dilanjutkan Adib, ada fenomena baru di Kota Tangsel, pada Pilkada dimasa pandemi Covid-19 ini. Ternyata, ada kelompok golput garis keras sekira 0,2% di masyarakat kita. (Baca juga: Pilkada Tangsel Memanas, Pendukung Paslon Nomor 1 dan 3 Mulai Gontok-gontokkan )
Sementara mereka yang ragu datang ke TPS, ada sekira 4,9%. Hal ini terungkap dalam survei partisipasi pemilih dan simulasi pemilihan Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN), pada periode 23-27 November 2020. (Baca juga: Jelang Pilkada Tangsel, Survei LSPP Benyamin-Pilar Ungguli Paslon Lain )
Menurut Direktur Eksekutif KPN Miftahul Adib, survei dilakukan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan pihak penyelenggara pemilu, pasangan calon, dan tim suksesnya dalam mendongkrak partisipasi pemilih.
"KPN membedah secara terperinci perilaku pemilih, baik pada segmen responden yang berpartisipasi, golput garis keras, dan yang menyatakan ragu-ragu," kata Adib kepada SINDOnews, di Serpong, Jumat (4/12/2020).
Dilanjutkan Adib, ada fenomena baru di Kota Tangsel, pada Pilkada dimasa pandemi Covid-19 ini. Ternyata, ada kelompok golput garis keras sekira 0,2% di masyarakat kita. (Baca juga: Pilkada Tangsel Memanas, Pendukung Paslon Nomor 1 dan 3 Mulai Gontok-gontokkan )
Lihat Juga :