Presiden Jokowi Apresiasi Physical Distancing Pasar Rakyat Jateng

Selasa, 12 Mei 2020 - 14:30 WIB
loading...
Presiden Jokowi Apresiasi...
Aktivitas pedagang pasar Bintoro saat menerapkan jaga jarak guna mencegah penyebaran Covid-19. Foto: Istimewa
A A A
SEMARANG - Penerapan physical distancing pasar-pasar tradisional di Jawa Tengah terus menuai pujian. Setelah Ketua Gugus Tugas Covid-19 dan Kementerian Perdagangan, kini giliran Presiden Joko Widodo yang mengacungi jempol program itu.

Hal itu disampaikan Jokowi saat rapat terbatas bersama sejumlah jajaran menteri dan gubernur secara virtual, Selasa (12/5/2020). Ikut pula dalam ratas itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam ratas tersebut, Ganjar menyampaikan sejumlah isu terkait penanganan Covid-19. Selain progres kasus, Ganjar juga menerangkan berbagai sektor, seperti kesehatan, ekonomi dan lainnya.

"Bapak presiden kami laporkan, saat ini kami sedang melakuka penekanan pada penataan pusat konsentrasi masyarakat, dimana physical distancing tidak mudah dilakukan. Kami membuat terobosan-terobosan baru dan mendorong terciptanya normal baru," kata Ganjar.

Yang telah dilakukan lanjut Ganjar adalah penataan pasar-pasar tradisional. Sebab sampai saat ini, suasana di masyarakat masih terbawa lebaran, sehingga banyak yang ke pasar membeli baju baru atau makanan.

"Masih banyak yang ingin badhan (merayakan lebaran), sehingga toko-toko dan pasar sekarang ramai dikunjungi masyarakat. Kami sudah lakukan intervensi dengan menggandeng pihak terkait," terangnya.

Bersama TNI/Polri, Satpol PP dan Bupati/Wali Kota, Ganjar telah meminta daerah untuk menata semua pasar tradisional. Pasar diminta tetap berjalan, namun dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Bahkan, Ganjar menegaskan agar pemda setempat menutup pasar tradisional apabila tidak mau menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dirinya khawatir, kerumunan pasar bisa menyebabkan kondisi tidak bagus.

"Alhamdulillah sekarang penataan pasar ini sudah jadi tren dan gaya hidup di Jateng. Mereka bisa menata agar normal barunya bisa berjalan. Penataan pasar penting karena ini berpengaruh pada situasi ekonomi masyarakat. Ini upaya mitigasi kami agar jangan sampai ada akses sosial yang timbul," pungkasnya.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi apa yang dilakukan Jateng. Menurutnya, masing-masing provinsi berbeda-beda dalam pencegahan Covid-19.

"Saya sangat menghargai apa yang dilakukan Jawa Tengah. Saya melihat contoh pelaksanaan jaga jarak di pasar-pasar tradisional di Jateng. Pasar di Salatiga itu bagus sekali, ekonomi tetap bisa berjalan tetapi jaga jaraknya ketat dilakukan," kata Jokowi.

Penerapan physical distancing di pasar tradisional Jateng lanjut Jokowi sebenarnya yang ia inginkan. Itu yang dimaksud Jokowi dengan hidup berdampingan atau hidup berdamai dengan covid.

Menurutnya, ke depan tantangan baru akan seperti itu. Perkiraan para ahli, meskipun kurvanya akan turun, virus ini tidak bisa hilang.

Seperti diketahui, penerapan protokol kesehatan pada 13 pasar rakyat sebagai wujud kolaborasi pemerintah dengan masyarakat sipil yaitu di Pasar Pagi Kota Salatiga, Pasar Bintoro pagi Demak, Pasar Puri, Pasar Trangkil dan Pasar Juwana Baru Pati, Pasar Peterongan pagi Kota Semarang, Pasar Kejambon, Pasar Randugunting, Pasar Langon, Pasar Bandung dan Pasar Krandon Kota Tegal, Pasar Trayeman Tegal, Pasar Tumenggungan Kebumen.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya Segera...
Polda Metro Jaya Segera Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Dalam Waktu Dekat
Gerebek Pasar Tambun,...
Gerebek Pasar Tambun, Aldi Taher dan Lemonilo Sapa Para Pengunjung
Ikuti Perkembangan Zaman,...
Ikuti Perkembangan Zaman, Pasar Santa Direvitalisasi agar Lebih Modern
Polda Metro Jaya Periksa...
Polda Metro Jaya Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Andi Azwan: Segala Sesuatu...
Andi Azwan: Segala Sesuatu yang Berhubungan dengan Jokowi Buat Banyak Orang 'Cacing Kepanasan'
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved