Debat Putaran Kedua, Paslon Nurani Curi Perhatian Masyarakat Kendal

Kamis, 03 Desember 2020 - 19:32 WIB
loading...
Debat Putaran Kedua,...
Paslon bupati dan wakil bupati Kendal Ali Nurudin dan Yekti Handayani saat Debat Publik putaran kedua. (Istimewa)
A A A
KENDAL - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kendal Ali Nurudin dan Yekti Handayani pada Debat Publik antar Paslon putaran kedua pada Rabu (2/12/2020), menjadi perbincangan di masyarakat. Kehadiran Cawabup Ani yang mengikuti debat di atas kursi roda mengundang empati publik.

Dari tangkapan percakapan di media sosial, warganet ramai mengomentari penampilan Cawabup dari paslon nomor urut 2 itu. Ungkapan rasa empati dan doa mengalir begitu melihat satu-satunya kontestan perempuan hadir di podium debat dengan alat bantu kursi roda.

“Perjuangan ibu Ani sangat berat, walaupun sakit beliau tetap hadir ikut debat demi rakyat Kendal, semua akan terbalas 9 Desember dengan kemenangan Nurani,” tulis akun Luqman di salah satu grup Facebook warga Kendal.

“Saya tidak kenal beliau secara pribadi. Tapi mengikuti profilnya dari berita di media, dengar cerita dari orang di kampung, saya punya keyakinan beliau orang baik. Sebagai perempuan, saya bangga dan haru melihat perjuangan beliau malam ini. Semoga lekas diangkat penyakit beliau. Amin,” tulis Umi Hidayah di dinding akun Facebook Nurani Kendal.

Penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada pengusaha yang juga berprofesi sebagai guru itu, sejumlah awak media meminta waktu untuk mewawancarainya. Namun melihat kondisinya yang tampak kelelahan dan hampir pingsan saat menuruni tangga gedung DPRD Kendal, tempat debat disiarkan secara langsung oleh stasiun TV, niat itu pun diurungkan.

Melalui ketua pemenangan paslon Nurani, Muhammad Makmun, didapati keterangan ihwal kondisi Cawabup Ani. Dikatakan, Cawabup dari pasangan Ustad Ali itu baru saja keluar setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit. Keikutsertaan Ani, imbuh Makmun, baru diketahui sore hari beberapa jam sebelum debat dilaksanakan.

“Saya sendiri masih belum yakin sebelum bertemu langsung dengan bu Ani beberapa menit sebelum debat dimulai. Bu Ani datang dengan didorong di atas kursi roda. Mukanya pucat. Kami berulangkali sampaikan agar beliau tidak memaksakan diri. Tapi beliau kekeh,” terang Makmun.

“Alhamdulillah, atas dukungan dan doa dari masyarakat Kendal, Allah kuatkan beliau. Meski dalam kondisi sakit, bu Ani bisa mengikuti debat dengan baik,” sambung ketua DPC PKB yang sekaligus ketua DPRD Kendal itu.

Sementara itu, Cabup Ustad Ali mengatakan kehadiran wakilnya itu memberikan semangat bagi dirinya. Ditanya soal penampilannya pada debat yang terakhir itu, Ketua Dewan Syuro DPC PKB itu mengaku optimistis meraih dukungan dari masyarakat Kendal.

“Sesuai dengan tema debat, fokus kami adalah menguatkan birokrasi pemerintahan yang bersih, professional dan transparan sebagai fondasi pembangunan daerah untuk mewujudukan Kendal yang bermartabat, berdaya saing, makmur dan sejahtera,” terangnya.

Dari pantauan jalannya debat, sebanyak tiga paslon yang berlaga di Pilkada Kendal 2020 mengikuti debat yang dibagi dalam enam segmen. Ketiganya secara berurutan, Dico M Ganinduto - Windu Suko Basuki, Ali Nurudin-Yekti Handayani dan Tino Indra Wardono - Moh Mustamsikin.

Mengangkat tema “Membangun Kendal yang Selaras dengan Kebijakan Regional dan Nasional untuk Memperkokoh Indonesia sebagai Negara Bangsa”, masing-masing paslon memulai dengan paparan visi-misi, menjawab pertanyaan isu aktual, saling bertanya antar paslon.

Ketua KPU Kendal, Hevy Oktaria Indah, berharap debat putaran kedua yang dilaksanakan menjelang berakhirnya masa kampanye ini dapat meyakinkan untuk menentukan pilihannya.

"KPU Kendal juga mengajak masyarakat untuk menunaikan hak pilihnya pada 9 Desember nanti. Jangan khawatir, karena protokol kesehatan sudah disiapkan dengan sebaik mungkin di TPS. Dan jangan lupa pakai maskernya," imbau Hevy.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Pemerintah Diminta Perluas...
Pemerintah Diminta Perluas Program Literasi Digital hingga ke Daerah
PP Tunas Berlaku, Pemprov...
PP Tunas Berlaku, Pemprov DKI Jakarta Perketat Penggunaan Gawai di Sekolah
Anak di Bawah Umur Dibatasi...
Anak di Bawah Umur Dibatasi Main Medsos, Pramono: Demi Kebaikan Bersama
Delpedro Cs Dituntut...
Delpedro Cs Dituntut 2 Tahun terkait Unggahan 19 Konten Media Sosial
Mengapa Banyak Orang...
Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved