Warganet Ramai-Ramai Sindir Kenaikan Gaji Fantastis DPRD DKI
Kamis, 03 Desember 2020 - 09:36 WIB
loading...
Usulan kenaikan gaji anggota DPRD DKI Jakarta pada 2021 menjadi sorotan publik. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Usulan kenaikan gaji anggota DPRD DKI Jakarta pada 2021 menjadi sorotan publik. Warganet beramai-ramai menuliskan 'DPRD' untuk mengkritik kenaikan gaji yang terbilang fantastis.
Tweet itu telah tertulis sebanyak 5.414 dan sempat menjadi trending topik. "Pemda DKI ini uangnya tidak kira-kira besarnya. Jika Gubernur dan DPRD mampu memilih prioritas, seharusnya warga DKI tidak ada yang hidup susah," tulis akun @mantriss seperti yang dikutip Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Gaji Satu Anggota DPRD DKI Capai Rp8 Miliar Per Tahun)
"Jika dibagi menjadi 12 bulan, setiap anggota DPRD DKI Jakarta bisa mengantongi pendapatan sebesar Rp 698,6 juta per bulan. Wtf literally almost 0 impact (some even -) yet monthly incomenya bisa hampir 700jt. Belum lagi ada yg double job atau punya pemasukan lain, fcking insane," sambung akun @jaludab
"Kami sudah tau partai mana yang mau terlihat hero di luar tapi busuk di dalam. Ini blm disahkan kan? Semoga @aniesbaswedan & @BangAriza bisa mempertimbangkan perasaan rakyat yg sekarang dlm kondisi sulit. Padahal UMR saja tidak naik, lalu DPRD minta naik??," harap akun @MrDesperate1.
Berdasarkan dokumen yang beredar, RKT DPRD DKI Jakarta itu terbagi ke beberapa kategori pendapatan langsung, pendapatan tidak langsung, dan kegiatan. (Baca: Kenaikan Gaji DPRD DKI Dinilai Bebani Rakyat)
Tweet itu telah tertulis sebanyak 5.414 dan sempat menjadi trending topik. "Pemda DKI ini uangnya tidak kira-kira besarnya. Jika Gubernur dan DPRD mampu memilih prioritas, seharusnya warga DKI tidak ada yang hidup susah," tulis akun @mantriss seperti yang dikutip Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Gaji Satu Anggota DPRD DKI Capai Rp8 Miliar Per Tahun)
"Jika dibagi menjadi 12 bulan, setiap anggota DPRD DKI Jakarta bisa mengantongi pendapatan sebesar Rp 698,6 juta per bulan. Wtf literally almost 0 impact (some even -) yet monthly incomenya bisa hampir 700jt. Belum lagi ada yg double job atau punya pemasukan lain, fcking insane," sambung akun @jaludab
"Kami sudah tau partai mana yang mau terlihat hero di luar tapi busuk di dalam. Ini blm disahkan kan? Semoga @aniesbaswedan & @BangAriza bisa mempertimbangkan perasaan rakyat yg sekarang dlm kondisi sulit. Padahal UMR saja tidak naik, lalu DPRD minta naik??," harap akun @MrDesperate1.
Berdasarkan dokumen yang beredar, RKT DPRD DKI Jakarta itu terbagi ke beberapa kategori pendapatan langsung, pendapatan tidak langsung, dan kegiatan. (Baca: Kenaikan Gaji DPRD DKI Dinilai Bebani Rakyat)
Lihat Juga :