Zona Merah, Gubernur Jabar Minta Wisatawan Tahan Diri ke Bandung Raya

Rabu, 02 Desember 2020 - 15:29 WIB
loading...
Zona Merah, Gubernur...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Depok, Jawa Barat, Rabu (2/12/2020). Foto: R Ratna Purnama/SINDOnews
A A A
DEPOK - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, saat ini Kota Depok tidak lagi berada di status resiko tinggi atau zona merah . Hal ini kata Kang Emil patut dipertahankan sehingga tidak kembali lagi ke zona risiko tinggi.

"Kita sudah tidak di zona merah, harus dipertahankan dan diperbaiki disempurnakan," kata Emil di Depok, Jawa Barat, Rabu (2/12/2020). (Baca juga: Bandung Zona Merah, Oded Minta Warga Luar Kota Tahan Diri )

Saat ini, kata dia, segala kegiatan diperbolehkan asalkan tetap memperhatikan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Emil menyebut, warga boleh melakukan kegiatan seperti pengajian, arisan atau apapun juga sepanjang mengedepankan 3M.

"Pokoknya segala boleh sekarang itu mau arisan boleh mau apa boleh asal 3M itu aja pakai masker cuci tangan jaga jarak. Mau pengajian mau arisan mau apa sebenarnya produktivitas hidup itu sekarang boleh yang jadi masalah kita ingin produktif seperti dulu tapi tidak mewaspadai 3M nya itulah sumber penyakitnya," paparnya.

Emil menuturkan, untuk Kota Bandung justru saat ini menjadi zona merah. Oleh karena itu, dia mengimbau, agar wisatawan tidak datang ke wilayah Bandung Raya. (Baca juga: Klaster Keluarga dan Commuter Menggila, Kasus Covid-19 di Depok Tembus 100 Orang per Hari )

"Kemarin pertama kalinya Kota Bandung juga menjadi zona merah sehingga saya mengimbau minggu ini ini para wisatawan menahan diri dulu untuk tidak ke Bandung Raya karena zonanya lagi merah sedang proses pengendalian yang lebih baik lagi," terangnya.

Evaluasi dari libur panjang, kata Emil, menunjukkan ada peningkatan. Oleh karena itu, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, jauhi kerumunan. (Baca juga: Empat Daerah di Jawa Timur Kembali Berstatus Zona Merah COVID-19 )

"Saya kira kita menahan diri dulu tidak bepergian terlalu jauh kemudian tidak berkerumun sambil mendoakan vaksin yang sedang diproses di biofarma dimana saya menjadi relawan nya bulan ini diumumkan berhasil atau tidaknya, sementara kondisi fisik saya baik-baik saja mudah-mudahan ini mewakili keberhasilan vaksin yang dua kali disuntikan kepada saya," kata Emil.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Depok Wacanakan Stadion...
Depok Wacanakan Stadion Internasional, Ini Deretan Syarat Ketat dari FIFA dan AFC
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Depok Run Festival Bakal Diikuti 2.500 Peserta, Catat Tanggalnya!
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved