Janda Bolong Rp80 Juta, Bima Arya: Saya Beli 10 Deh, Pak

Selasa, 01 Desember 2020 - 10:22 WIB
loading...
Janda Bolong Rp80 Juta,...
Wali Kota Bogpr Bima Arya menanyakan jenis tanaman kepada penjualnya. foto: Djairan/SINDOnews
A A A
BOGOR - Tanaman hias tengah menjadi koleksi yang ramai diminati masyarakat akhir-akhir ini. Seperti tanaman hias janda bolong atau monstera adansonii variegata yang mendadak menjadi tren dengan nilai jual hingga puluhan juta rupiah.

Harga melejit dan nyaris tidak masuk akal itu bahkan membuat Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kaget. Dalam unggahan video terbaru di akun Instagram pribadinya @bimaaryasugiarto, sang wali kota tampak tengah berkunjung ke salah satu toko tanaman hias dan berbincang dengan penjual.

(baca juga: Janda Bolong Berkah Bagi Penjual Bunga Saat Pandemi )

Bima Arya menanyakan jenis tanaman yang ada di depan matanya. Sang penjual pun mengenalkan jenis tanaman tersebut yang hanya terdiri dari enam helai daun runcing dengan motif ‘bolong-bolong’ di setiap helainya.

"Ini adansonii variegata kenzo, itu bahasa latinnya, kalau bahasa kitanya janda bolong. Harganya Rp80 juta," kata sang penjual yang mengenakan kaos putih, dikutip dari unggahan video akun Instagram @bimaaryasugiarto pada Selasa (1/12/2020).

Sontak Bima Arya kaget bukan kepalang setelah mengetahui harga tersebut. Seolah tak percaya dirinya sampai membandingkan harga tanaman tersebut dengan gajinya sebagai kepala daerah.

(baca juga: Ragukan Bima Arya Cabut Laporan, Kapolda Jabar Sebut Kasus di RS Ummi Pidana Murni )

"Rp80 juta segini? beneran pak segini? Wah ini gaji wali kota berapa tahun ini. Ya, tapi hikmahnya sekarang urban farming sedang booming ya, berkah ya ini pak, saya beli 10 deh pak," ujar Bima Arya seraya berkelakar.

Dirinya mengatakan, harga tanaman hias seperti janda bolong yang tengah booming menjadi berkah di masa pandemi Covid-19 . Menurutnya urban farming semakin tren terlebih saat ini ramai orang yang senang dan ingin mengoleksi tanaman hias di rumah.

“Janda Bolong Rp80 Juta. Rumah dirias dengan tanaman hias, berkah di masa pandemi,” tulis Bima Arya.
(end)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modifikasi Cuaca Dilakukan...
Modifikasi Cuaca Dilakukan untuk Evakuasi Korban Longsor Bandung Barat
Wamendagri: IARMI Mitra...
Wamendagri: IARMI Mitra Strategis Perkuat Pembangunan Nasional dan Daerah
Rapat Internal Bareng...
Rapat Internal Bareng Wali Kota Surakarta, Wamendagri Ingin APBD Lebih Sehat
Wamendagri Apresiasi...
Wamendagri Apresiasi Riau Berhasil Efisiensi Anggaran dan Kendalikan Inflasi
Wamendagri Tekankan...
Wamendagri Tekankan Pentingnya Penguatan Strategi Pengendalian Polusi Udara
Mayat di Kali Ciliwung...
Mayat di Kali Ciliwung Pegawai Kemendagri? Bima Arya: Tunggu Tes DNA
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Hantavirus: Potensi...
Hantavirus: Potensi Pandemi Kecil, Tapi Kewaspadaan Harus Tetap Tinggi
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
Rekomendasi
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved