Mobil Pajero Berplat RI 1 Coba Menerobos Paksa Mabes Polri
Rabu, 25 November 2020 - 20:25 WIB
loading...
Sebuah kendaraan menggunakan plat nomor RI 1 mencoba menerobos masuk ke Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sebuah kendaraan menggunakan plat nomor RI 1 diamankan jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya , lantaran berencana menerobos masuk ke dalam Mabes Polri .
Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Argo Wiyono membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Adanya informasi kendaraan yang menggunakan plat RI1 akan masuk ke Mabes Polri," kata Argo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/11/2020). (Baca juga: Kapolri Idham Azis Kumpulkan 34 Kapolda di Jakarta, Ini Yang Dibahas)
Argo menjelaskan, kendaraan Pajero berwarna putih tersebut dikendarai oleh seseorang berinisial M. Saat hendak menerobos masuk, kendaraan itu ditahan oleh piket Provost.
Berdasarkan pemeriksaan sementara pengemudi mengaku dari ormas Kumpulan Penghimpun Organ Rakyat Indonesia (KPORI) yang bertujuan untuk menyampaikan aspirasi. (Baca juga: Kesal Suami Sering Mabuk-Mabukan, Istri Sewa Pembunuh Bayaran)
"Untuk menyampaikan aspirasi dengan mengatasnamakan ormas KPORI (Kumpulan Penghimpun Organ Rakyat Indonesia) yang menyatakan ketidakpuasan kinerja pemerintah dan Presiden RI," tuturnya.
Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Argo Wiyono membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Adanya informasi kendaraan yang menggunakan plat RI1 akan masuk ke Mabes Polri," kata Argo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/11/2020). (Baca juga: Kapolri Idham Azis Kumpulkan 34 Kapolda di Jakarta, Ini Yang Dibahas)
Argo menjelaskan, kendaraan Pajero berwarna putih tersebut dikendarai oleh seseorang berinisial M. Saat hendak menerobos masuk, kendaraan itu ditahan oleh piket Provost.
Berdasarkan pemeriksaan sementara pengemudi mengaku dari ormas Kumpulan Penghimpun Organ Rakyat Indonesia (KPORI) yang bertujuan untuk menyampaikan aspirasi. (Baca juga: Kesal Suami Sering Mabuk-Mabukan, Istri Sewa Pembunuh Bayaran)
"Untuk menyampaikan aspirasi dengan mengatasnamakan ormas KPORI (Kumpulan Penghimpun Organ Rakyat Indonesia) yang menyatakan ketidakpuasan kinerja pemerintah dan Presiden RI," tuturnya.
Lihat Juga :