Penataan Kawasan Perkotaan di Makassar Harus Prioritaskan Mutu dan Keamanan

Selasa, 24 November 2020 - 23:33 WIB
loading...
Penataan Kawasan Perkotaan...
Calon Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH saat debat publik tahap II di Jakarta, Selasa (24/11/2020). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Penataan Kawasan Perkotaan menjadi salah satu tema debat publik tahap II Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar , yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (24/11/2020) malam. Calon Wali Kota Makassar, Irman "None" Yasin Limpo, menegaskan, dalam penataan kawasan perkotaan, mutu dan keamanan lingkungan menjadi prioritasnya bersama Andi Zunnun Armin NH.

"Dalam penataan kota, harus dimulai dengan memberikan infrastruktur yang aman dan nyaman untuk warga," tegas None. (Baca juga: Hadapi Debat Kandidat, Irman-Zunnun Siap Beberkan 5 Program Unggulan)

Ditanya mengenai proses reklamasi, kandidat yang diusung tiga parpol ini menegaskan, proses dan pengelolaan reklamasi harus berdasarkan analisis lingkungan hidup. Mutu dan keamanan lingkungan dan masyarakat harus dikedepankan. (Baca juga: Warga dan Santri Banten 'Pukul Mundur' Alat Berat yang Dikawal Pasukan Marinir)

"Salah satu poin yang tidak boleh diabaikan adalah mengedukasi masyarakat. Sepanjang dampak ekonominya tinggi, harus disampaikan dengan transparan ke masyarakat," jelasnya.

Hal yang paling penting dalam menata kota, lanjut None, adalah bagaimana konsistensi dan integritas pemerintah dalam menegakkan aturan. "Percuma konsepsi bagus, kalau kita tidak konsisten terhadap hukum penegakannya," tegasnya.

Menurut adik Syahrul Yasin Limpo ini, Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kota Makassar sudah sangat bagus. Namun, karena pemerintah tidak konsisten, masih ada pembangunan yang tidak sesuai RTRW. Misalnya, hotel di tengah daerah pemukiman.

Dalam debat tersebut, ia juga menyoroti persoalan penggusuran dan pemindahan lokasi Pedagang Kaki Lima (PK5). Menurutnya, memindahkan PK5 jauh lebih kejam daripada mengkambinghitamkan mereka terhadap sejumlah persoalan yang muncul.

"Memindahkan PK5 itu lebih kejam dari mengkambinghitamkan mereka. Karena kalau mereka dipindahkan, mereka bisa kehilangan market. Yang mereka butuhkan adalah akses permodalan," terangnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Debat Perdana, Maulan...
Debat Perdana, Maulan Aklil Janjikan 7.000 Lapangan Kerja hingga Pendidikan dan Kesehatan Gratis
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah...
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar Terpilih
Isran Noor: Hanya Kaltim...
Isran Noor: Hanya Kaltim di Republik Indonesia yang Mendapat Dana Karbon
Rela Hujan-hujanan di...
Rela Hujan-hujanan di Kampanye Akbar, Plt Sekjen Perindo Minta Kader All Out Menangkan MULIA
Ahmad Luthfi Sebut Kebijakan...
Ahmad Luthfi Sebut Kebijakan Publik Bukan Sekadar Angka, tapi Sentuh Dimensi Kemanusiaan
Debat Ketiga Cagub-Cawagub...
Debat Ketiga Cagub-Cawagub Aceh Ricuh Gara-gara Mikrofon di Kerah Baju
Sekjen Perindo Optimistis...
Sekjen Perindo Optimistis Munafri-Aliyah Menang di Pilkada Makassar
Jalani Debat Pamungkas...
Jalani Debat Pamungkas Malam Ini, Heri Koswara Bawa Pesan KH Noer Ali
Cagub Luluk dan Khofifah...
Cagub Luluk dan Khofifah Saling Sanggah di Debat Pilgub Jatim
Rekomendasi
6 Kandidat Calon Ketua...
6 Kandidat Calon Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026–2029 Resmi Ditetapkan
Team INKAI Raih 7 Emas...
Team INKAI Raih 7 Emas di Kejuaraan Dunia SEAKF Vietnam 2026
Gus Miftah Disebut Terima...
Gus Miftah Disebut Terima Rp100 Juta dalam Sidang DJKA, KPK Pertimbangkan Lakukan Penyitaan
Berita Terkini
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Jadi Kawasan Strategis...
Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
Dukung Program Pemerintah,...
Dukung Program Pemerintah, Cek Kesehatan Segitiga Telah Jangkau 15.000 Masyarakat
Pelajar Perakit Bom...
Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang Belajar dari Internet, Terinspirasi Kasus Bom SMA 72 Jakarta
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved