Waskita Karya Kian Ekspansif Bangun Infrastruktur di Jawa Timur
Selasa, 24 November 2020 - 16:23 WIB
loading...
(Dari kiri ke kanan) Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Bambang Rianto Direktur Teknik PT Waskita Bumi Wira, Norman Hidayat, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Destiawan Soewardjono saat mengunjungi Jalan Tol Krian-Legundi-Bu
A
A
A
SURABAYA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk masih terus ekspansif dalam pengembangan infrastruktur di Jawa Timur ( Jatim ). Setidaknya, ada tiga ruas tol yang dibangun perusahaan pelat merah tersebut.
Pertama, ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 38,29 kilometer (km) dengan nilai investasi proyek mencapai Rp12,22 triliun. Kedua, ruas Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 43,75 km dengan nilai investasi Rp6,36 triliun. Ketiga, ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi dengan nilai kontrak mencapai Rp1,05 triliun. (Baca juga: Pilkada Serentak 2020, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas )
Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, mengatakan, pembangunan Jalan Tol KLBM akan memberikan aksesibilitas atau mobilisasi yang sangat baik bagi kendaraan logistik ke kawasan industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), yang merupakan kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia dan terbesar di Jawa Timur. Tol KLBM ini akan segera diresmikan sehingga bisa dibuka untuk umum. “Tol ini akan menjadi backbone pada jalur logistik di Jawa Timur,” kata Destiawan, Selasa (24/11/2020). (Baca juga: Waskita Karya Sukses Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp15 Triliun )
Pembangunan Tol KLBM terdiri atas empat seksi. Pada Seksi 1 Krian-Kademean Mengganti sepanjang 9,77 km dengan progres konstruksi telah mencapai 100%. Seksi 2 Kademean Mengganti-Boboh sepanjang 8,83 km progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Seksi 3 Boboh-Bunder sepanjang 10,40 km progres konstruksi telah mencapai 100%.
Sementara untuk Seksi 4 ruas Bunder-Manyar belum bisa dipastikan kapan rampung lantaran terhambat pandemi COVID-19. Sehingga alokasi anggaran untuk melanjutkan pengerjaannya terkena refocusing.Untuk pembangunan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo terdiri atas 4 Seksi. Pada Seksi 1-3 telah beroperasi. Sedangkan Seksi 4 masih dalam proses konstruksi.
Pertama, ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 38,29 kilometer (km) dengan nilai investasi proyek mencapai Rp12,22 triliun. Kedua, ruas Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 43,75 km dengan nilai investasi Rp6,36 triliun. Ketiga, ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi dengan nilai kontrak mencapai Rp1,05 triliun. (Baca juga: Pilkada Serentak 2020, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Jaga Kondusifitas )
Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, mengatakan, pembangunan Jalan Tol KLBM akan memberikan aksesibilitas atau mobilisasi yang sangat baik bagi kendaraan logistik ke kawasan industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), yang merupakan kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia dan terbesar di Jawa Timur. Tol KLBM ini akan segera diresmikan sehingga bisa dibuka untuk umum. “Tol ini akan menjadi backbone pada jalur logistik di Jawa Timur,” kata Destiawan, Selasa (24/11/2020). (Baca juga: Waskita Karya Sukses Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp15 Triliun )
Pembangunan Tol KLBM terdiri atas empat seksi. Pada Seksi 1 Krian-Kademean Mengganti sepanjang 9,77 km dengan progres konstruksi telah mencapai 100%. Seksi 2 Kademean Mengganti-Boboh sepanjang 8,83 km progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Seksi 3 Boboh-Bunder sepanjang 10,40 km progres konstruksi telah mencapai 100%.
Sementara untuk Seksi 4 ruas Bunder-Manyar belum bisa dipastikan kapan rampung lantaran terhambat pandemi COVID-19. Sehingga alokasi anggaran untuk melanjutkan pengerjaannya terkena refocusing.Untuk pembangunan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo terdiri atas 4 Seksi. Pada Seksi 1-3 telah beroperasi. Sedangkan Seksi 4 masih dalam proses konstruksi.
Lihat Juga :