Milenial Pangkep Apresiasi Kartu Program Prioritas Anir-Lutfi
Senin, 23 November 2020 - 21:02 WIB
loading...
Andi Nirawati menyerahkan kartu penerima program prioritas kepada warga di Desa Laikang, Kelurahan Talaka, Kecamatan Marang, Minggu (22/11/2020). Foto: Istimewa
A
A
A
PANGKEP - Salah satu penerima kartu program prioritas Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) , Al Mawardi mengaku, program yang ditawarkan kandidat nomor urut 4 tersebut bisa membantu keluarganya dalam membuka usaha.
"Senang sekali dapat kartu ini. Artinya ini sebagai tanda bahwa Anir-Lutfi serius bantuki semua. Apalagi semua program bagusnya ada di sini. Semoga jikalau Ibu Anir diberi amanah maka program Rp10 juta per KK akan sangat membantu keluarga saya untuk membuka usaha," harap Mawardi di sela-sela penyerahan kartu di Desa Laikang, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma'rang, Minggu (22/11/2020).
Baca juga: Warga Ma'rang Nantikan Program Bantuan Rp10 Juta per KK Anir-Lutfi
Pemuda yang masih berkuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar ini juga mendukung program prioritas Anir-Lutfi lainnya, yakni pembantu Kawasan Industri Pangkep atau Kipa.
"Pastinya kita berharap bahwa program Kipa itu bisa merekrut banyak pekerja baru. Kan masih banyak pengangguran di Pangkep, jadi saya kira itu cocok dikembangkan di sini," ungkap pemuda 21 tahun ini dalam rilis yang dikirim kepada SINDOnews.
"Senang sekali dapat kartu ini. Artinya ini sebagai tanda bahwa Anir-Lutfi serius bantuki semua. Apalagi semua program bagusnya ada di sini. Semoga jikalau Ibu Anir diberi amanah maka program Rp10 juta per KK akan sangat membantu keluarga saya untuk membuka usaha," harap Mawardi di sela-sela penyerahan kartu di Desa Laikang, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma'rang, Minggu (22/11/2020).
Baca juga: Warga Ma'rang Nantikan Program Bantuan Rp10 Juta per KK Anir-Lutfi
Pemuda yang masih berkuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar ini juga mendukung program prioritas Anir-Lutfi lainnya, yakni pembantu Kawasan Industri Pangkep atau Kipa.
"Pastinya kita berharap bahwa program Kipa itu bisa merekrut banyak pekerja baru. Kan masih banyak pengangguran di Pangkep, jadi saya kira itu cocok dikembangkan di sini," ungkap pemuda 21 tahun ini dalam rilis yang dikirim kepada SINDOnews.
Lihat Juga :