Supply Daya Listrik untuk Tower Telkomsel di Kepulauan Anambas Masih Jadi Kendala

Senin, 23 November 2020 - 14:08 WIB
loading...
Supply Daya Listrik...
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat pembahasan tindak lanjut hasil rapat kebutuhan sumber daya listrik 24 jam untuk pembangunan tower telekomunikasi Telkomsel di kantor Bupati Kepulauan Anambas.
A A A
ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar rapat pembahasan tindak lanjut hasil rapat kebutuhan sumber daya listrik 24 jam untuk pembangunan tower telekomunikasi Telkomsel di kantor Bupati Kepulauan Anambas.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kepulauan Anambas (KKA), Eko Sumbaryadi dan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) KKA, Sahtiar, Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) KKA, Japrizal serta perwakilan PLN dan Perwakilan Telkomsel, Camat Siantan Utara dan Kades Mubur.

Berdasarkan rapat tindak lanjut hasil rapat Pemda KKA dengan pihak ULP PLN Tarempa, yang dimaksudkan untuk mencari solusi yang terbaik tentang kebutuhan 24 jam sumber daya listrik untuk pembangunan tower telekomunikasi Telkomsel bagi masyarakat Anambas khususnya desa Mubur, Kecamatan Siantan Utara. Namun ketersediaan sumber daya listrik hanya 14 jam dan masih kekurangan 10 jam.

Pjs. Bupati Kepulauan Anambas, Eko Sumbaryadi dalam rapat tersebut menyampaikan kepada pihak ULP PLN Tarempa agar dapat menyediakan kebutuhan 24 jam sumber daya listrik untuk kebutuhan tower telekomunikasi Telkomsel yang dibangun di Desa Mubur, Kecamatan Siantan Utara.

“Kami (Pemda KKA) berharap kebutuhan 24 jam sumber daya listrik dapat dicarikan solusi, agar tower Telkomsel di desa Mubur dapat beroperasi dengan baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mengingat listrik sudah menjadi kebutuhan untuk meningkatkan taraf hidup, ekonomi dan sumber daya manusia,” ungkap Eko Sumbaryadi melalui Kadis Kominfotik KKA, Japrizal, Sabtu (21/11/2020).

Dalam rapat tersebut, lanjut Japrizal, pihak ULP PLN belum sanggup menyediakan kebutuhan 24 jam sumber daya listrik. “Untuk saat ini, ULP PLN hanya sanggup menyediakan kebutuhan 14 jam sumber daya listrik, artinya kita masih kekurangan kebutuhan 10 jam, untuk itu kita masih mencarikan solusi,” kata Japrizal.

Masih kata Japrizal, sempat terjadi adu argumen antara pihak Pemda KKA dengan pihak perwakilan dari ULP PLN Tarempa, namun rapat tersebut berakhir dengan beberapa kesepakatan sementara.

Kesepakatan sementara yang dihasilkan yakni, pihak ULP PLN meminta solusi kekurangan kebutuhan 10 jam sumber daya listrik dengan menyediakan tenaga operator untuk mengoperasikan kekurangan kebutuhan 10 jam sumber daya listrik. “Kita siap menyediakan tenaga operator, kita siapkan PTT untuk menjadi tenaga operator di ULP PLN Tarempa. Namun bukan tenaga PTT yang dimaksud pihak PLN, tapi tenaga Ahli dibidang operator kelistrikan,” kata Sekda KKA, Sahtiar.

Japrizal mengungkapkan, kebutuhan 24 jam sumber daya listrik sangat dibutuhkan, mengingat listrik merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan untuk meningkatkan taraf hidup, ekonomi, dan sumber daya manusia.

Menanggapi hal tersebut, Manager ULP PLN Tarempa Hendrico membenarkan permintaan pihak Pemda saat rapat tindak lanjut hasil rapat kebutuhan 24 jam sumber daya listrik, pihak ULP PLN Tarempa masih mencari solusi. “Kami masih kekurangan mesin generator listrik. Alhamdulillah, mesin kita sudah ada dan sekarang sudah di Tanjungpinang, sedang dalam perjalanan tiba di Tarempa,” ujar Hendrico selaku Manager ULP PLN Tarempa kepada media ini, Minggu (22/11/2020).

Masih kata Hendrico, selain mesin generator, pihak PLN juga masih harus menambah tenaga operator untuk mengoperasikan listrik yang ada. (mk/adv)
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Respons PLN soal Mati...
Respons PLN soal Mati Listrik di Beberapa Wilayah Jakarta
Listrik di Sejumlah...
Listrik di Sejumlah Kawasan Jakarta Padam, PLN: Gangguan di Beberapa Gardu Induk
Listrik 15 Masjid di...
Listrik 15 Masjid di Aceh Pulih, Azan Kembali Menggema
Ketua Komisi III DPR...
Ketua Komisi III DPR Aceh Nilai Upaya PLN Pulihkan Listrik Pascabencana Sudah Maksimal
PLN Icon Plus Aktivasi...
PLN Icon Plus Aktivasi Jaringan Komunikasi Gunakan Internet Satelit di Aceh
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rekomendasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Berita Terkini
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved