Tanggalkan Atribut Kampanye, Paslon Nurani Tanggap Musibah dan Bencana

Minggu, 22 November 2020 - 10:48 WIB
loading...
Tanggalkan Atribut Kampanye,...
Di tengah jadwal kampanye yang semakin padat, paslon Ali Nurudin dan Yekti Handayani beserta relawan pendukung melakukan kegiatan tanggap bencana. FOTO : Istimewa
A A A
KENDAL - Di tengah jadwal kampanye yang semakin padat, pasangan calon bupati dan wakil bupati Ali Nurudin dan Yekti Handayani beserta relawan pendukung tetap melakukan kegiatan tanggap bencana.

Sebagaimana diketahui, musibah terjadi secara beruntun di Kabupaten Kendal dalam sepekan terakhir. Setelah kebakaran di pasar Weleri, seminggu berikutnya banjir bandang terjadi di Boja dan longsor di Plantungan.

Ketua pemenangan paslon nomor urut 2 Ali Nurudin dan Yekti Handayani, Muhammad Makmun, mengatakan kegiatan bakti sosial yang dilakukan paslon beserta relawan sebagai bentuk kepedulian sosial. Dikatakannya, politik yang baik harus bisa diarahkan untuk kemaslahatan bagi masyarakat dan lingkungan.

"Pilkada jangan menghalangi kita untuk peduli terhadap sesama. Sepekan ini masyarakat kita dirundung musibah. Dari kebakaran pasar, banjir dan longsor. Kalau perlu tanggalkan atribut, kita terjun bantu para warga yang menjadi korban," kata Makmun.

Atas semangat itulah, lanjut ketua DPC PKB yang juga menjabat sebagai ketua DPRD Kendal, paslon Nurani bersama relawannya hadir di tengah-tengah warga yang sedang kesusahan.

Terpisah, calon bupati Ali Nurudin, mengatakan sejumlah kegiatan sosial yang dilakukan pihaknya tidak semata-mata untuk mencari simpati dari masyarakat. Baginya, kemanusiaan dalam situasi bencana, harus didahulukan ketimbang hal lainnya.

"Gus Dur pernah mengatakan, yang lebih penting daripada politik adalah kemanusiaan. Pilkada jangan sampai membuat kita terpecah belah. Dalam kepentingan kemanusiaan, semua perbedaan bisa dipertemukan," terang Ustad Ali yang juga pengasuh pesantren Jabal Nur.

Diberitakan, puluhan relawan paslon Nurani membagikan bantuan sembako kepada para korban banjir bandang di kecamatan Boja. Setelah banjir menggenangi sejumlah desa sejak Kamis (19/11/2029), malamnya relawan dari ormas dan LSM bergerak terjun ke lokasi banjir.

Keesokan harinya, Jumat (20/11/2020), giliran Cawabup Yekti Handayani mengunjungi pedagang korban kebakaran pasar Weleri. Ani, panggilan akrabnya, datang tanpa atribut paslon. Dia datang bersama ratusan kader Pemuda Pancasila.

Dari pasar Weleri, siangnya komisaris PT Selomukti bergerak mengunjungi korban longsor di Dusun Kaliyoso, Desa Mojoagung, Plantungan. "Semoga para korban bisa lekas pulih kembali. Pedagang di pasar Weleri bisa berjualan kembali," kata Ani.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Rekomendasi
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved