Perpanjang PSBB, Pasien Sembuh di Kota Tangerang Terus Bertambah
Sabtu, 21 November 2020 - 15:34 WIB
loading...
Pemerintah Kota Tangerang kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal 20 November 2020 hingga 19 Desember 2020.
A
A
A
KOTA TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal 20 November 2020 hingga 19 Desember 2020.
Keputusan perpanjangan pemberlakuan PSBB tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.267-Huk/2020, dimana perpanjangan PSBB berlangsung selama satu bulan mulai tanggal 20 November 2020 hingga 19 Desember 2020.
PSBB yang diberlakukan di seluruh wilayah Provinsi Banten itu dalam rangka percepatan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Provinsi Banten kembali memberlakukan perpanjangan Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengungkapkan Pemkot Tangerang akan terus berupaya keras menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.
"Tujuannya jelas, demi kebaikan masyarakat mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi. Di Kota Tangerang sendiri masih ada masyarakat yang terinfeksi walau jumlahnya sudah berkurang," ungkap Arief saat dikonfimasi melalui sambungan telepon, Jumat (20/11).
Keputusan perpanjangan pemberlakuan PSBB tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.267-Huk/2020, dimana perpanjangan PSBB berlangsung selama satu bulan mulai tanggal 20 November 2020 hingga 19 Desember 2020.
PSBB yang diberlakukan di seluruh wilayah Provinsi Banten itu dalam rangka percepatan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Provinsi Banten kembali memberlakukan perpanjangan Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengungkapkan Pemkot Tangerang akan terus berupaya keras menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Tangerang.
"Tujuannya jelas, demi kebaikan masyarakat mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi. Di Kota Tangerang sendiri masih ada masyarakat yang terinfeksi walau jumlahnya sudah berkurang," ungkap Arief saat dikonfimasi melalui sambungan telepon, Jumat (20/11).
Lihat Juga :