Turun Temui Warga, None Paparkan Program UMKM dan Ringankan Beban Masyarakat
Sabtu, 21 November 2020 - 13:02 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dana hibah pembangunan untuk warga RT sebesar Rp10 juta-15 juta, lanjut None, juga bisa digunakan untuk pelatihan UMKM . Ibu-ibu bisa menggunakan dana ini untuk belajar, meningkatkan skill dan kemampuannya, sehingga ketika terjadi sesuatu pada kepala keluarga, misalnya di PHK dan lain-lain, mereka bisa menjadi penopang perekonomian keluarga.
"Ibu-ibu adalah pahlawan ekonomi saat ini. Pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Sekarang ini juga, ketika para suami terdampak pandemi, harus dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja, ibu-ibu kita luar biasa dengan ber- UMKM ," terangnya.
Kartu IMUN UMKM , jelas None, juga akan membantu masyarakat. Kartu ini bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk mengakses permodalan di perbankan. Dimana penjaminnya adalah pemerintah kota. "Tidak perlu lagi pedagang kecil kita menjaminkan sertifikatnya di bank untuk mendapatkan modal Rp10 juta. Pemerintah kota akan menjadi penjamin bagi para pelaku UMKM kita," pungkasnya.
Tidak sampai disitu, pihaknya juga akan memprogramkan co-working space terintegrasi dan galeri UMKM di setiap kecamatan. Co-working space terintegrasi ini untuk membantu dan melatih anak-anak muda kita, yang tertarik pada bisnis start up. (Baca juga: Tabrak Truk di Tol Purbaleunyi, Sopir Pikap Pengangkut Makanan Ringan Tewas )
Selain keberpihakan terhadap UMKM , kandidat nomor urut 4 ini juga memaparkan sejumlah programnya untuk meringankan beban masyarakat. Salah satunya adalah, pemerintah kota akan membayarkan iuran BPJS Kesehatan masyarakat, khusus untuk pelayanan Kelas III. Selain itu, pengurusan administrasi kependudukan, mulai dari KTP, KK, juga akte kelahiran, cukup dilakukan di rumah Ketua RT.
"Ibu-ibu adalah pahlawan ekonomi saat ini. Pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Sekarang ini juga, ketika para suami terdampak pandemi, harus dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja, ibu-ibu kita luar biasa dengan ber- UMKM ," terangnya.
Kartu IMUN UMKM , jelas None, juga akan membantu masyarakat. Kartu ini bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk mengakses permodalan di perbankan. Dimana penjaminnya adalah pemerintah kota. "Tidak perlu lagi pedagang kecil kita menjaminkan sertifikatnya di bank untuk mendapatkan modal Rp10 juta. Pemerintah kota akan menjadi penjamin bagi para pelaku UMKM kita," pungkasnya.
Tidak sampai disitu, pihaknya juga akan memprogramkan co-working space terintegrasi dan galeri UMKM di setiap kecamatan. Co-working space terintegrasi ini untuk membantu dan melatih anak-anak muda kita, yang tertarik pada bisnis start up. (Baca juga: Tabrak Truk di Tol Purbaleunyi, Sopir Pikap Pengangkut Makanan Ringan Tewas )
Selain keberpihakan terhadap UMKM , kandidat nomor urut 4 ini juga memaparkan sejumlah programnya untuk meringankan beban masyarakat. Salah satunya adalah, pemerintah kota akan membayarkan iuran BPJS Kesehatan masyarakat, khusus untuk pelayanan Kelas III. Selain itu, pengurusan administrasi kependudukan, mulai dari KTP, KK, juga akte kelahiran, cukup dilakukan di rumah Ketua RT.
(eyt)
Lihat Juga :