Kebun Sawit Bupati Pidie Jaya Diobrak Abrik Kawanan Gajah Liar
Jum'at, 20 November 2020 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
Namun pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh (BKSDA) sudah pernah melakukan penggiringan selama 10 hari. Selanjutnya kemarin BKSDA, bersama ranger, melakukan penggiringan selama seminggu, yang dibantu oleh FFI, tapi karena beberapa hal, maka gajah sulit untuk kembali ke hutan.
Di duga sulit kembalinya gajah liar ke hutan akibat faktor diduga antara lain marak aksi Ilegal logging, alih fungsi hutan dan perburuan yang sangat meresahkan.
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kebun miliknya sudah diobrak abrik oleh kawanan gajah liar selama sepekan terakhir. Bahkan menurut dia, dirusaknya kebun sawit milik dia oleh gajah liar bukan kali pertama yang terjadi, bahkan ini kali kedua.
Namun dia berencana akan mencari solusi untuk melakukan upaya pengusiran gajah liar di kawasan Pidie Jaya, Aceh. Karena gajah liar kini ada dua titik yang terus merusak kebun milik warga yaitu di Kawasan Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua, dan Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh.
Di duga sulit kembalinya gajah liar ke hutan akibat faktor diduga antara lain marak aksi Ilegal logging, alih fungsi hutan dan perburuan yang sangat meresahkan.
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kebun miliknya sudah diobrak abrik oleh kawanan gajah liar selama sepekan terakhir. Bahkan menurut dia, dirusaknya kebun sawit milik dia oleh gajah liar bukan kali pertama yang terjadi, bahkan ini kali kedua.
Namun dia berencana akan mencari solusi untuk melakukan upaya pengusiran gajah liar di kawasan Pidie Jaya, Aceh. Karena gajah liar kini ada dua titik yang terus merusak kebun milik warga yaitu di Kawasan Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua, dan Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh.
(sms)
Lihat Juga :