Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
Kamis, 19 November 2020 - 16:33 WIB
loading...
An’im Falahuddin, pemilik produk Bandeng Mentari, mitra binaan SIG.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Mitra Binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus melakukan inovasi guna mempertahankan usahanya di tengah kondisi pandemi COVID-19.
Salah satunya adalah An’im Falahuddin, pemilik usaha UD Multi Sarana Niaga yang bergerak di bidang olahan Bandeng dengan merk Bandeng Mentari yang beralamat di Kecamatan Manyar, Gresik. Pada awal pandemi COVID-19, An’im kesulitan berjualan produk bandeng olahannya, pendapatannya menurun hingga 60%. (Baca juga: Tanpa Alasan Jelas, Pemkot Surabaya Tutup Jalan Sedap Malam )
Kondisi tersebut tak lantas membuatnya putus asa, An’im melakukan inovasi dengan menambah varian produk baru berbahan baku ikan bandeng. Inovasinya membuahkan hasil, hingga saat ini An’im Falahuddin memililki 33 varian produk yang telah dipasarkan. Selain itu pemasaran juga sudah memanfaatkan platform digital.
An’im mengungkapkan, saat ini produk Bandeng Mentari sudah tersebar dibeberapa wilayah di seluruh Indonesia. Beberapa produk olahan yang kami jual diantaranya bandeng cabut duri, otak-otak, bandeng presto, bandeng pepes, bandeng sapit, abon bandeng, nuget bandeng rolade, siomay, fillet bandeng, kerupuk dan lainnya.
Dalam menjalankan usahanya An’im Falahuddin dibantu 15 karyawan yang merupakan warga sekitar, setiap harinya kami mampu memproduksi hingga 200 kilogram (kg). Saat ini penjualan Bandeng Mentari mampu meraup omzet hingga Rp120 juta perbulan.
Salah satunya adalah An’im Falahuddin, pemilik usaha UD Multi Sarana Niaga yang bergerak di bidang olahan Bandeng dengan merk Bandeng Mentari yang beralamat di Kecamatan Manyar, Gresik. Pada awal pandemi COVID-19, An’im kesulitan berjualan produk bandeng olahannya, pendapatannya menurun hingga 60%. (Baca juga: Tanpa Alasan Jelas, Pemkot Surabaya Tutup Jalan Sedap Malam )
Kondisi tersebut tak lantas membuatnya putus asa, An’im melakukan inovasi dengan menambah varian produk baru berbahan baku ikan bandeng. Inovasinya membuahkan hasil, hingga saat ini An’im Falahuddin memililki 33 varian produk yang telah dipasarkan. Selain itu pemasaran juga sudah memanfaatkan platform digital.
An’im mengungkapkan, saat ini produk Bandeng Mentari sudah tersebar dibeberapa wilayah di seluruh Indonesia. Beberapa produk olahan yang kami jual diantaranya bandeng cabut duri, otak-otak, bandeng presto, bandeng pepes, bandeng sapit, abon bandeng, nuget bandeng rolade, siomay, fillet bandeng, kerupuk dan lainnya.
Dalam menjalankan usahanya An’im Falahuddin dibantu 15 karyawan yang merupakan warga sekitar, setiap harinya kami mampu memproduksi hingga 200 kilogram (kg). Saat ini penjualan Bandeng Mentari mampu meraup omzet hingga Rp120 juta perbulan.
Lihat Juga :