Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Meningkat Signifikan Usai Libur Panjang
Senin, 16 November 2020 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
"Kerumunanselalu disertai dengan kenaikan jumlah penderita. Ini yang saya kira menjadi faktor penyebab karena cuti panjang kemarin. Itu terjadi karena masyarakat kurang kesadaran atau sangat haus hiburan," kata Gilbert Simanjuntak saat dihubungi, Senin (16/11/2020). (Baca juga: Bertambah 5.272, Berikut Sebaran Penambahan Kasus COVID-19 di 34 Provinsi )
Gilbert khawatir kerumunan yang terjadi beberapa belakangan ini dan dibiarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menimbulkan lonjakan kasus positif Covid-19. Dia berharap hal itu tidak terjadi.
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, apabila sampai terjadi lonjakan kasus akibat pembiaran kerumunan, masyarakat yang patuh hampir setahun melawan pandemi akan menjadi sia-sia. (Baca juga: Libur Akhir Tahun Berpotensi Dihapus Jika Kasus COVID-19 Meningkat )
"Akhirnya yang jadi korban adalah masyarakat yang patuh melawan pandemi dan tenaga kesehatan. Semoga itu tidak terjadi," pungkasnya.
Gilbert khawatir kerumunan yang terjadi beberapa belakangan ini dan dibiarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menimbulkan lonjakan kasus positif Covid-19. Dia berharap hal itu tidak terjadi.
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, apabila sampai terjadi lonjakan kasus akibat pembiaran kerumunan, masyarakat yang patuh hampir setahun melawan pandemi akan menjadi sia-sia. (Baca juga: Libur Akhir Tahun Berpotensi Dihapus Jika Kasus COVID-19 Meningkat )
"Akhirnya yang jadi korban adalah masyarakat yang patuh melawan pandemi dan tenaga kesehatan. Semoga itu tidak terjadi," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :