Budidayakan Ikan Hias, Indonesia Care Ajak Korban PHK Jadi Enterpreuner

Senin, 16 November 2020 - 08:59 WIB
loading...
Budidayakan Ikan Hias,...
Para pemuda tengah memilih anakan ikan hias untuk dipindahkan ke wadah pembesaran. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah daerah kembali perpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seiring meningkatnya jumlah pasien yang terpapar Covid-19 di seluruh Indonesia . Secara ekonomi mengalami krisis, bisa dilihat secara kasat mata dengan peningkatan jumlah pengangguran, ratusan usahapun gulung tikar. Beberapa yang masih beruntung bisa bekerja mengalami pemotongan gaji atau diturunkan pendapatannya.

Melihat situasi yang tidak menentu seperti itu, lembaga kemanusiaan Indonesia Care mulai menggagas kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sejumlah program yang berkesinambungan. Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Indonesia Care, Lukman Azis Kurniawan kepada wartawan usai peresmian kawasan peternakan Budi daya ikan hias neon tetra di wilayah Sawangan, Depok, Minggu 15 November 2020.

Budidayakan Ikan Hias, Indonesia Care Ajak Korban PHK Jadi Enterpreuner


Lukman mengungkapkan, budidaya ini akan banyak menyerap tenaga kerja karena memang pengawasan untuk ratusan ribu ikan ini membutuhkan perhatian dan kejelian dari petugas yang merawatnya. Karenanya semakin banyak ikan yang harus diawasi maka semakin banyak dibutuhkan tenaga kerja.

"Bahkan melalui budidaya ikan ini, kami mengajak masyarakat yang jadi korban PHK, yang usahanya kolaps untuk bergabung menjadi plasma-plasma budidaya ini. Karena budidaya neon Tetra tersebut terbukti hingga hari ini tak terdampak Covid 19," ujarnya. (Baca juga: Listrik Padam, Penjual Ikan Hias Sempat Waswas )

Diungkapkan Lukman, pasar lokal dan global masih kekurangan kebutuhan ikan mungil asal sungai Amazon tersebut. "Karenanya melalui program budidaya ikan ini, kami mengajak setiap orang menjadi enterpreneur dengan cara ikut membudidayakannya," harap Lukman.Biasanya kendala orang membudidayakan sesuatu, lanjut mantan jurnalis itu, adalah penyerapan pasarnya. "Nah Indonesia Care siap menyerapnya berapapun ikan neon Tetra yang ada di peternak plasma kami. Selain itu kita juga siap mengedukasi masyakarat," tandasnya.

Budidaya neon Tetra ini menurut Lukman, salahsatu dari beberapa program pemberdayaan yang sedang dijalankan oleh lembaga kemanusiaan dan lingkungan Indonesia Care. (Baca juga: Kian Diburu, Bisnis Ikan Cupang Terus Menjamur di Masa Pandemi)

"Selain mengangkat ekonomi masyarakat, kami berharap kedepan lembaga civil society seperti kita tak lagi mengandalkan persentase dari donasi umat untuk menjalankan operasional lembaga," ujarnya.

Indonesia care mencoba merintis usaha di hulu agar hasilnya bisa untuk membantu operasional dan bantuan perdana bagi kerja-kerja kemanusiaan sebelum ada dukungan donasi masyarakat.

Ditambahkan Direktur Pengembangan Bisnis Indonesia Care Corporation, Agung Harimurti bahwa bisnis ini masih kekurangan ratusan juta ekor setiap bulannya. "kebutuhan pasar internasional minimal 1 miliar ikan perbulan. Suplai kita masih sangat jauh dari harapan sampai saat ini," imbuhnya.



Selain budidaya neon Tetra, lanjut agung pihaknya tengah mengujicoba membuat dan memasarkan produk-produk kebutuhan rumah tangga yang rutin digunakan sebagai pilihan alternatif bagi masyarakat ditengah banjirnya produk-produk asing.

"Kita sering dengar kata noiot produk asing A atau B, tapi kita ngga diberikan alternatif penggantinya. Nah produk yang kami produksi ini selain terbuat dari bahan-bahan alami yang banyak ditemukan di alam Indonesia namun juga dimiliki dan dikembangkan oleh anak bangsa sendiri," imbuhnya.

Dalam budidaya peternakan dan pertanian, lanjut Agung pihaknya juga merintis budidaya kalkun, pertanian shorgum dan lain-lain."Insya Allah bila diusia tiga bulan saja Indonesia Care sudah sukses memulai bisnis budidaya ini, kita berharap dalam satu tahun diyakini lembaga ini akan melesat aksinya dalam upaya membantu sesama yg mengalami bencana, baik bencana alam maupun bencana sosial seperti kemiskinan dan kebodohan," ungkapnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Peluncuran Buku The...
Peluncuran Buku The Man Who Said Yes, Mengubah Ketidakpastian Menjadi Kesuksesan
Groomers Elite Championship...
Groomers Elite Championship Goldfish Dorong Ekonomi Industri Ikan Mas Koki
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved