Terancam Terusir, Pedagang Kuliner di Rasuna Epicentrum Berharap Ada Kebijaksanaan
Minggu, 15 November 2020 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
“Yang kami tahu, banyak pengusaha pemilik gedung perkantoran yang mengikuti imbauan pemerintah untuk menunjukan solidaritasnya. Sekaligus dalam rangka memberikan stimulus bagi pergerakan ekonomi dengan cara memberikan keringanan bagi perusahaan penyewa dalam hal pembayaran, tapi kenapa pemilik lahan tidak mau melakukan hal yang sama?” kata Arief dengan nada bertanya.
Para Pelaku UMKM sangat resah apabila mereka diusir dari lokasi berdagang saat ini dan belum tahu akan berdagangan di mana lagi, mengingat sulitnya mencari lokasi usaha yang strategis. (Baca juga; MInggu Pagi Jakarta Cerah Berawan, Siang Diprediksi Hujan Petir )
“Bila kami diusir, kemungkinan besar kami tutup permanen tidak berjualan lagi di mana pun. Sebab kami sudah tidak punya modal. Kami dan karyawan kios, akan melanjutkan hidup dengan caranya masing-masing, dan masa depan anak-anak kami. Sebagai warga negara kami berharap pada negara maupun pemerintah provinsi DKI Jakarta agar peduli dan mau membantu kami para UMKM,” kata Arief.
Perlu diketahui, Kinanti Building merupakan inkubator bagi UMKM yang tergabung dalam Program OK OCE, yang dibina oleh Pemda DKI Jakarta bermitra dengan PT Kinanti Utama Karya sebagai OK OCE Global Office, yang dimaksudkan untuk mencetak pelaku usaha baru telah diresmikan oleh Mantan Wakil Gubernur Sandiaga Uno pada 14 Februari 2018.
“Kami para pelaku UMKM sangat berharap pada Pemda DKI, agar tidak meninggalkan kami menghadapi situasi ini sendirian. Ada baiknya segala sesuatunya berjalan sesuai hukum alam, Pemda DKI yang telah melahirkan kami, sehingga sudah selayaknya apabila Pemda DKI juga yang merawat, menjaga dan membesarkan kami. Mohon jangan biarkan kami menjadi anak telantar, dan mati perlahan dalam pengertian yang sebenarnya,” pungkas Arief.
Para Pelaku UMKM sangat resah apabila mereka diusir dari lokasi berdagang saat ini dan belum tahu akan berdagangan di mana lagi, mengingat sulitnya mencari lokasi usaha yang strategis. (Baca juga; MInggu Pagi Jakarta Cerah Berawan, Siang Diprediksi Hujan Petir )
“Bila kami diusir, kemungkinan besar kami tutup permanen tidak berjualan lagi di mana pun. Sebab kami sudah tidak punya modal. Kami dan karyawan kios, akan melanjutkan hidup dengan caranya masing-masing, dan masa depan anak-anak kami. Sebagai warga negara kami berharap pada negara maupun pemerintah provinsi DKI Jakarta agar peduli dan mau membantu kami para UMKM,” kata Arief.
Perlu diketahui, Kinanti Building merupakan inkubator bagi UMKM yang tergabung dalam Program OK OCE, yang dibina oleh Pemda DKI Jakarta bermitra dengan PT Kinanti Utama Karya sebagai OK OCE Global Office, yang dimaksudkan untuk mencetak pelaku usaha baru telah diresmikan oleh Mantan Wakil Gubernur Sandiaga Uno pada 14 Februari 2018.
“Kami para pelaku UMKM sangat berharap pada Pemda DKI, agar tidak meninggalkan kami menghadapi situasi ini sendirian. Ada baiknya segala sesuatunya berjalan sesuai hukum alam, Pemda DKI yang telah melahirkan kami, sehingga sudah selayaknya apabila Pemda DKI juga yang merawat, menjaga dan membesarkan kami. Mohon jangan biarkan kami menjadi anak telantar, dan mati perlahan dalam pengertian yang sebenarnya,” pungkas Arief.
(wib)
Lihat Juga :