Kendati Kota Bandung Status Orange, OTG COVID-19 Berkeliaran

Sabtu, 14 November 2020 - 04:30 WIB
loading...
Kendati Kota Bandung...
Wali Kota Bandung Oded M Danial
A A A
BANDUNG - Wali Kota Bandung Oded M Danial menyebutkan, di Kota Bandung terjadi penyebaran virus yang masuk ke tingkat rumah tangga hingga menyebabkan banyak lansia meninggal dunia. Hal itu disebabkan salah satu anggotanya banyak berkegiatan di luar.

"Jadi klaster keluarga ini masih mendominasi. Oleh karena itu, Mang Oded mengingatkan untuk terus menerus menjaga protokol kesehatan dimanapun kita berada," kata Oded di Bandung.

Hal ini sesuai data Satgas COVID-19 Kota Bandung, di mana kasus konfirmasi aktif covid 19 di Kota Bandung ini terjadi pada rentang kelompok usia 20-25 tahun. Namun kasus kematian terjadi pada rentang umur usia lanjut. (Baca juga: Lapas Tasikmalaya Gagalkan Pengiriman 6 Paket Sabu, Tamping Terlibat )

Lebih lanjut Oded menjelaskan, per 12 November 2020 kasus konfirmasi aktif COVID-19 ada 309 orang. Kendati begitu, saat ini Kota Bandung berada pada zona resiko sedang (oranye). Nilai RT (reproduction rate) bergerak cukup dinamis berfluktuasi.

Tanggal 12 November hasil perhitungan Dinkes Rt Kota Bandung sebesar 0.86. Hasil ini masih di bawah angka 1 menunjukan bahwa pandemi COVID 19 ini masih terkendali.

"Alhamdulillah terkonfirmasi sembuh juga terus bertambah sekarang total 1.920 dari terkonfirmasi yang sejak awal pandemi sampai sekarang sudah 2.327, dengan 98 orang jumlah yang meninggal," kata dia.(Baca juga: Pilbup Bandung Tinggal Menghitung Hari, KPU Mulai Sortir Surat Suara )

Untuk 98 kasus meninggal dunia covid 19 di Kota Bandung per 12 November 2020 dapat disampaikan bahwa 63.39% terjadi karena memiliki penyakit penyerta (komordbid). Dimana dengan jenis komorbid tertinggi adalah diabetes mellitus dan penyakit jantung. Rata rata usia kasus meninggal dunia adalah di rentang 60-69 dan 50-59 tahun.

Bagi OTG, Pemkot menyediakan isolasi di beberapa Hotel. Jumlah keterisian kini mencapai sebanyak 64.58%. Artinya, masih memiliki ruang yang cukup. Namun dia berharap, tidak ada lagi yang mengisi tempat isolasi ini.

Kendati begitu, fasilitas kesehatan yang dimiliki angka keterisian masih sebanyak 87.36% atau sebanyak 613 TT, dari total fasilitas yang dimiliki 704 TT. Atau masih terserdia 89 TT. Selain itu, ada peluang tambahan di RSKIA ada 36 TT dan 60 TT di RS lainnya di Kota Bandung
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Imbas Demo Ricuh di...
Imbas Demo Ricuh di Bandung, 5 Bangunan Ludes Dibakar
Viral! Plt Dirut Perumda...
Viral! Plt Dirut Perumda Tirtawening Copot Seluruh CCTV, Alasannya Informasi Bocor Terus
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved