Buronan Pelaku Curanmor di Parung Ditembak Polisi
Jum'at, 13 November 2020 - 18:53 WIB
loading...
Indrayadi (34), pelaku curanmor dan rumah kosong di Kampung Parung, Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, ditembak. SINDOnews/Hasan Kurniawan
A
A
A
TANGERANG - Pelarian Indrayadi (34), pelaku curanmor dan rumah kosong di Kampung Parung, RT017/004, Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, berhenti setelah kedua kakinya ditembak .
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu tepaksa ditembak, karena berusaha melawan petugas dan kabur saat ditangkap. Sementara rekannya, yakni Muslim, hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi mengatakan, keduanya diketahui melakukan pencurian sepeda motor Yamaha Nmax 150, di Kampung Parung. (Baca juga; Curi Motor di Grogol, Pemuda 20 Tahun Digelandang Warga ke Kantor Polisi )
"Tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur, karena melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri saat melakukan penangkapan di Kampung Parung," kata Ade, kepada SINDOnews, Jumat (13/11/2020).
Ade menambahkan, tersangka Indra merupakan residivis kasus pencurian rumah kosong. Rekam jejaknya pun cukup panjang. Kepada petugas, dia mengaku terpaksa mengulangi perbuatannya karena desakan ekonomi.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh itu tepaksa ditembak, karena berusaha melawan petugas dan kabur saat ditangkap. Sementara rekannya, yakni Muslim, hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi mengatakan, keduanya diketahui melakukan pencurian sepeda motor Yamaha Nmax 150, di Kampung Parung. (Baca juga; Curi Motor di Grogol, Pemuda 20 Tahun Digelandang Warga ke Kantor Polisi )
"Tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur, karena melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri saat melakukan penangkapan di Kampung Parung," kata Ade, kepada SINDOnews, Jumat (13/11/2020).
Ade menambahkan, tersangka Indra merupakan residivis kasus pencurian rumah kosong. Rekam jejaknya pun cukup panjang. Kepada petugas, dia mengaku terpaksa mengulangi perbuatannya karena desakan ekonomi.
Lihat Juga :