Dianggap Langgar Hukum, Pembentukan RW Baru di PIK Ditolak Warga
Jum'at, 13 November 2020 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
“Ini seperti dipaksakan. Jangan arogansi yang dikedepankan, semua ada mekanismenya. Jangan asal kepentingan segelintir orang dipaksakan, tapi merusak tatanan kehidupan masyarakat,” kata dia, menambahkan.
Menurut Wisnu, proses pemekaran juga berlangsung sangat cepat sehingga mengundang kecurigaan warga. Dari pertemuan usulan pemekaran pada 15 Oktober 2020 tiba-tiba terbit SK pemekaran dari Lurah Kapuk Muara pada 24 Oktober 2020 atau hanya dalam tempo satu minggu. Umumnya, kata dia, pemekaran wilayah RW biasanya memakan waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun.
Dia mengingatkan, kehidupan bermasyarakat yang aman, tenteram dan nyaman merupakan dambaan semua warga. Karena itu, warga meminta agar wilayah mereka tidak diganggu, apalagi untuk kepentingan jangka pendek dan segelintir orang.
“Kami berharap Gubernur DKI Jakarta segera menindak aparatnya yang bermain-main dan menyalahgunakan wewenangnya,” kata dia.
Sementara itu Lurah Kapuk Muara, Jason Simanjutak, enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi melalui telepon terkait persoalan ini. “Ketemu saja, nanti salah ngomong kalau lewat telepon,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (13/11/2020).
Menurut Wisnu, proses pemekaran juga berlangsung sangat cepat sehingga mengundang kecurigaan warga. Dari pertemuan usulan pemekaran pada 15 Oktober 2020 tiba-tiba terbit SK pemekaran dari Lurah Kapuk Muara pada 24 Oktober 2020 atau hanya dalam tempo satu minggu. Umumnya, kata dia, pemekaran wilayah RW biasanya memakan waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun.
Dia mengingatkan, kehidupan bermasyarakat yang aman, tenteram dan nyaman merupakan dambaan semua warga. Karena itu, warga meminta agar wilayah mereka tidak diganggu, apalagi untuk kepentingan jangka pendek dan segelintir orang.
“Kami berharap Gubernur DKI Jakarta segera menindak aparatnya yang bermain-main dan menyalahgunakan wewenangnya,” kata dia.
Sementara itu Lurah Kapuk Muara, Jason Simanjutak, enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi melalui telepon terkait persoalan ini. “Ketemu saja, nanti salah ngomong kalau lewat telepon,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (13/11/2020).
(thm)
Lihat Juga :