Dukung Otsus Berlanjut, Tokoh Muslim Papua : Waspadai Politik Baku Tipu

Kamis, 12 November 2020 - 16:39 WIB
loading...
Dukung Otsus Berlanjut,...
Talk Show Kebangsaan dalam Perspektif Tokoh Muslim Papua di Fakultas Syariah IAIN Fattahul Milik Papua di Abepura, Kamis (12/11/2020). Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Para tokoh Muslim asli Papua sepakat mendukung keberlangsungan Otonomi Khusus (Otsus) Papua tetap berlanjut di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Hal ini terlihat dalam kegiatan Talk Show Kebangsaan dalam Perspektif Tokoh Muslim Papua yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah IAIN Fattahul Milik Papua di Abepura, Kamis (12/11/2020).

Ketua MUI Provinsi Papua KH. Saiful Islam Al Fayage dalam kesempatan tersebut menyebut selayaknya masyarakat Papua mendukung keberlangsungan Otsus Papua, meski ada kekurangan namun tetap dilanjutkan untuk perbaikan Kesejahteraan dan SDM Papua. (BACA JUGA: Ada Ibu Cantik dari Medan Selayang Laporkan Akhyar Nasution ke Bawaslu)

"Saya mengatakan otsus tetap jalan tapi perlu direkonstruksi. Karena otsus ini adalah sebuah kebijakan negara agar orang Papua bisa bersaing dengan saudaranya diluar Papua,"katanya.

Namun kata dia, pelaksanaan otsus yang masih berlangsung pada rentan 2001-2021 ini harus dilakukan rekonstruksi. Kelompok penolak otsus juga dinilai terlalu phobia dengan otsus.

"Otsus lanjut tapi harus direkonstruksi. Saya katakan juga, otsus berakhir lalu Papua Merdeka itu tidak semudah itu, merdeka tidak segampang itu. Papua itu dicatat dalam PBB itu dua kali, tidak akan mudah, dan masih ada Freeport," ucapnya.

Sementara Thoha Al Hamid, tokoh Muslim Papua sekaligus pengurus KAHMI Papua turut menyampaikan hal yang sama. Menurutnya kelompok penolakan Otsus hanya dijadikan sebagai perlindungan elit Papua yang telah menghabiskan dana Otsus itu.

"Karena dorang (mereka) elit ini tidak mau diperiksa terkait penggunaan dana otsus maka dia suruh kelompok Papua merdeka suruh maju dan tolak otsus. Ini politik baku tipu," katanya. (BACA JUGA: Sejumlah Tokoh Papua Ingin Otsus Papua Dilanjutkan)

Thoha Al Hamid yang juga salah satu pejuanh perjuangan otsus kala itu bersama tokoh-tokoh Papua lain ini, meminta semua warga masyarakat melihat realita yang terjadi. otsus sudah memberikan perbaikan kesejahteraan dan perbaikan SDM di Papua.

"Kita hidup ini realistis, jalan itu lihat buka mata lebar- lebar lihat keadaan. Sekolah makin pintar, otak pakai untuj melihat perkembangan. Jadi sudah ada hasilnya tapi ditolak. Saya sangat berharap nantinya otsus berlanjut untuk dananya ada yang independen mengelolah. Bukan lagi pemerintah provinsi, kabupaten/kota," pungkasnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Bertambah, Jumlah Peserta...
Bertambah, Jumlah Peserta SPPI Kopdes Merah Putih yang Meninggal Jadi 4 Orang
Jumhur Hidayat Sampaikan...
Jumhur Hidayat Sampaikan Salam Hangat Presiden Prabowo ke Raja Charles
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Jokowi Masuk 50 Tokoh...
Jokowi Masuk 50 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved