Dihantam Gelombang Tinggi, Puluhan Perahu Nelayan Tenggelam

Kamis, 12 November 2020 - 08:28 WIB
loading...
Dihantam Gelombang Tinggi,...
Sejumlah nelayan mengevakuasi perahu yang tenggelam dihantam gelombang tinggi.Foto/Yudha Prawira
A A A
SURABAYA - Cuaca buruk dan gelombang laut tinggi membawa dampak buruk bagi nelayan di pesisir. Salah satunya nelayan di pesisir Cumpat dan Nambangan, Surabaya, Jawa Timur. Gelombang tersebut menyebabkan puluhan perahu nelayan tenggelam, sebagian di antaranya rusak diterjang gelombang pasang.

Akibat perahunya tenggelam, para nelayan ini otomatis tidak bisa melaut. Penghasilan mereka pun menjadi menurun, bahkan tidak ada. "Kami terpaksa tidak melaut. Mau gimana lagi," ujar Anshori, seorang nelayan Cumpat.

Pemandangan seperti ini terjadi pada Kamis (12/11/2020) dinihari. Para nelayan sempat panik dan beramai-ramai menyelamatkan perahu dari terjangan ombak setinggi sekitar satu meter. (Baca juga: Prihatin Kondisi Bangsa, Seniman Ini Jalan Kaki Surabaya - Jakarta )

Namun besarnya ombak serta kencangnya angin membuat belasan perahu tidak berhasil diselamatkan. Mereka pun harus rela "sandang pangannya" harus hilang ditelan ombak.



Setelah cuaca buruk dan gelombang tinggi mereda, para nelayan pun mencari dan mengevakuasi perahu mereka yang tenggelam. Ada yang berhasil menemukan kembali, ada pula yang sejumlah alat dan jaringnya hilang.

Tak hanya menenggelamkan perahu, cuaca buruk juga membuat air laut masuk ke perkampungan warga. Kerugian material pun dialami masyarakat yang tinggal di pesisir Surabaya ini.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 25-28 Mei 2026
BMKG Keluarkan Peringatan...
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 24-27 Mei
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Jepang Tahan Swedia...
Jepang Tahan Swedia 1-1, Samurai Biru Lolos ke 32 Besar dan Siap Tantang Brasil
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Ingin Berat Badan Turun?...
Ingin Berat Badan Turun? Ade Rai Sarankan Aktivitas Sederhana Ini Sebelum Sarapan
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved