Jelang Debat Pilwakot Depok, Idris: Lebih Enjoy Tanpa Penonton

Rabu, 11 November 2020 - 13:52 WIB
loading...
Jelang Debat Pilwakot...
M Idris Abdul Somad. Foto/Istimewa
A A A
DEPOK - Pelaksanaan debat dalam rangka Pilkada Depok 2020 direncanakan digelar akhir bulan November. Berdasarkan ketentuan, debat akan digelar tanpa adanya penonton.

Menanggapi hal itu, calon wali kota Depok Mohammad Idris mengaku tidak masalah. “Iya kalau dari sisi eksternal tidak adanya pendukung itu tidak terlalu berpengaruh ya bagi saya pribadi,” katanya, Rabu (11/11/2020).

Debat tanpa penonton, kata dia bahkan dirasa lebih enjoy. Karena tidak ada penonton yang berteriak riuh dalam studio. (Baca juga: Pilkada Depok, Rieke dan Laskar Juang RDP Deklarasikan Dukungan untuk Pradi-Afifah )

“Bahkan kalau masyarakat pendukung offline itu lebih sedikit lebih enjoy kita, gak ada teriakan teriakan langsung, dan sebagainya. Ini lebih enjoy lah terus terang saja,” ungkapnya.

Idris menuturkan, dirinya optimis dapat menjalankan debat dengan lancar. Idris mengaku secara materi dia belum dapat informasi petunjuk teknisnya. (Baca juga: Kampanye Daring di Pilkada Depok Belum Dimaksimalkan )

“Dari sisi materi, saya belum dapet keterangan. Katanya sih hari ini juknisnya untuk permasalahan debat paslon, termasuk harinya. Katanya dua kali ya (debat) tidak tiga kali, dan terus unutk debat pertama itu temanya apa saya belum tau,” akunya.

Idris mengaku ada persiapan khusus sebelum pelaksanaan debat. Mulai dari bertemu dengan Liason Officer (LO) untuk mendiskusikan tema apa saja yang akan diberikan panelis nanti.

“Kita juga biasanya mempelajari nanti panelisnya siapa gitu, kita biasanya kenal lah kalau panelisnya si ini, nanti sasarannya kesana, titik tekannya, konsentrasi pertanyaan fokusnya kesini, suka begitu ya teman-teman, itu juga diperlukan,” ungkapnya.

Dalam sebulan ini, Idris mengaku akan mengoptimalkan waktu yang tersisa. Mulai dari optimalisasi kinerja teman-teman di lapangan terkait dengan permasalahan direct selling. Hal ini katanya, tetap dilakukan bekerjasama antara para relawan dan partai pengusung.

“Untuk mereka bisa saling menunjang pelaksanaan di-rect selling dengan macam macam APK dan sebagainya,” katanya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Depok Wacanakan Stadion...
Depok Wacanakan Stadion Internasional, Ini Deretan Syarat Ketat dari FIFA dan AFC
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Start Mulus! Inggris...
Start Mulus! Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Vietnam Jelang Final AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved