Pria asal Bandung Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Bekasi

Minggu, 08 November 2020 - 11:12 WIB
loading...
Pria asal Bandung Ditemukan...
Petugas BPBD Kota Bekasi saat berupaya mengevakuasi jasad pria di Kali Bekasi.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Sesosok mayat pria berusia 35 tahun ditemukan mengambang di Kali Bekasi, Kota Bekasi . Jasad pria ini telah terlihat warga sejak Jumat, 6 November 2020 malam, namun baru berhasil dievakuasi petugas BPBD Kota Bekasi pada Sabtu, 7 November 2020 kemarin.

”Sudah kami evakuasi bersama petugas kepolisan kemarin (Sabtu), sebelumnya arus deras sungai dan medan yang curam membuat jasad sulit dievakuasi,” ungkap Ketua Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono, Minggu (8/11/2020).

Menurut dia, titik awal penemuan jasad itu di belalang Kantor Sekretariat RW 13 Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML), Kecamatan Jatiasih. Atas informasi itu, langsung dilakukan koordinasi dengan Kepolisian dan TNI untuk melakukan evakuasi.

”Jasad terus bergerak karena arus sungai, kami terus lakukan penyisiran sampai tengah malam, tapi nihil,” ujarnya. Akhirnya jasad kembali muncul, pada pukul 10.00 WIB pada Sabtu, 7 November 2020 di sekitar Graha Girsang, Kemang Pratama.Kemudian langsung dievakuasi.

Saat ditemukan, kata dia, jasad mengenakan celana jins dan kaus putih. Ditemukan satu buah dompet berisikan identitas E-KTP, SIM A dan C, ATM, dan uang tunai Rp2.062.000. (Baca: 30 Menit Obok-Obok Parit Dini Hari, 5 Petugas Pemadam Kebakaran Temukan Ponsel Warga)

”Identitas bernama Parman Sagala, jenis kelamin laki-laki usia 35 tahun. Alamat di Jalan Raya Pacet, KampungSukamaju, RT 005/013, Desa. Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung,” ucapnya. Untuk penyebab kematian korban, Karsono tidak mengetahuinya dan menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Jatiasih, Kompol Yulianto mengatakan, pihaknya masih mendalami penyeban korban tenggelam di Kali Bekasi tersebut. Menurut dia, pihaknya tidak mau berspekulasi terkait kematian korban dan menunggu hasil penyelidikan.”Masih nunggu hasil visum dari rumah sakit, agar kita mengetahui penyebabnya,” katanya singkat.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Viral! Banyak Mayat...
Viral! Banyak Mayat Demonstran Menumpuk, Ini Respons Iran
Rekomendasi
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved