Bobby Nasution : Korupsi Sebabkan Infrastruktur Kota Medan Buruk
Sabtu, 07 November 2020 - 16:32 WIB
loading...
Paslon Walikota Medan dan Wakil Walikota Medan Bobby Nasution dan Aulia Rachman dalam debat kandidat yang siarkan langsung Inews Tv, Sabtu (7/11/2020). (Foto: SINDONews/Ist)
A
A
A
MEDAN - Bobby Nasution dan Aulia Rachman menyoroti buruknya kinerja pembangunan di Kota Medan saat debat kandidat putaran pertama yang digelar KPU Medan di Grand Mercure, Sabtu (7/11/2020).
Debat kandidat yang disiarkan langsung di Inews TV mulai pukul 14.00 WIB, ini merupakan salah satu cara kampanye Paslon di Pilkada Kota Medan 2020. PKS : Kita Harus Lawan Politik Dinasti
Debat dengan durasi sekitar dua jam yang dipandu oleh moderator Febrina Permata dan Rudianto kali ini dibagi beberapa sesi dengan tema penanganan COVID-19, pembangunan daerah, pencegahan narkoba hingga sektor perekonomian.
Di awal debat, Bobby Nasution menyebutkan visi-misi yang diusungnya dibuat dari melihat buruknya manajemen Pemko Medan dalam penanganan korupsi. Hasilnya, pembangunan infrastruktur tak maksimal.
"Masalah banjir, jalan berlubang, korupsi jadi masalah tak selesai. Maka itu perlu kolaborasi untuk wujudkan perubahan di Kota Medan agar menjadi lebih berkah," kata Bobby. BACA JUGA : Ditawari Jadi Anggota Majelis Syuro Masyumi, Ustaz Abdul Somad : Siap
Pada sesi memajukan daerah, moderator menohok pertanyaan soal buruknya jalan di Kota Medan. Katanya, dari 3017 Km panjang jalan di Medan sebanyak 15 persen rusak.
"Dari data itu, berarti sekitar 450- an Km jalan Medan rusak dan itu dikeluhkan masyarakat. Bahkan kondisi itu telah memakan korban, kecelakaan. Jelas itu harus diperbaiki. Caranya proyek jangan dikorupsi, kami akan terapkan birokrasi bersih. Itulah kuncinya, transparansi anggaran," papar Bobby.
Ditimpali Aulia Rachman, untuk memajukan Kota Medan tak akan mungkin hanya berharap pada APBD. "Butuh bantuan juga anggaran dari APBN. Kita dalam kondisi sangat diuntungkan karena ada akses kolaborasi Kota Medan dengan pusat," kata Aulia. BACA JUGA : Badai Eta Sebabkan Tanah Longsor di Guatemala, 100 Lebih Tewas
Debat kandidat yang disiarkan langsung di Inews TV mulai pukul 14.00 WIB, ini merupakan salah satu cara kampanye Paslon di Pilkada Kota Medan 2020. PKS : Kita Harus Lawan Politik Dinasti
Debat dengan durasi sekitar dua jam yang dipandu oleh moderator Febrina Permata dan Rudianto kali ini dibagi beberapa sesi dengan tema penanganan COVID-19, pembangunan daerah, pencegahan narkoba hingga sektor perekonomian.
Di awal debat, Bobby Nasution menyebutkan visi-misi yang diusungnya dibuat dari melihat buruknya manajemen Pemko Medan dalam penanganan korupsi. Hasilnya, pembangunan infrastruktur tak maksimal.
"Masalah banjir, jalan berlubang, korupsi jadi masalah tak selesai. Maka itu perlu kolaborasi untuk wujudkan perubahan di Kota Medan agar menjadi lebih berkah," kata Bobby. BACA JUGA : Ditawari Jadi Anggota Majelis Syuro Masyumi, Ustaz Abdul Somad : Siap
Pada sesi memajukan daerah, moderator menohok pertanyaan soal buruknya jalan di Kota Medan. Katanya, dari 3017 Km panjang jalan di Medan sebanyak 15 persen rusak.
"Dari data itu, berarti sekitar 450- an Km jalan Medan rusak dan itu dikeluhkan masyarakat. Bahkan kondisi itu telah memakan korban, kecelakaan. Jelas itu harus diperbaiki. Caranya proyek jangan dikorupsi, kami akan terapkan birokrasi bersih. Itulah kuncinya, transparansi anggaran," papar Bobby.
Ditimpali Aulia Rachman, untuk memajukan Kota Medan tak akan mungkin hanya berharap pada APBD. "Butuh bantuan juga anggaran dari APBN. Kita dalam kondisi sangat diuntungkan karena ada akses kolaborasi Kota Medan dengan pusat," kata Aulia. BACA JUGA : Badai Eta Sebabkan Tanah Longsor di Guatemala, 100 Lebih Tewas
(zai)
Lihat Juga :