Hasilkan 1,1 Miliar USD, Industri Game Indonesia Tantang Developer Lokal
Sabtu, 07 November 2020 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebutkan, jumlah investasi yang dikucurkan untuk industri game adalah faktor penting yang mendefinisikan pertumbuhan industri itu sendiri. "Dalam hal dukungan pemerintah, gaming industry di Indonesia masih memerlukan dukungan dari pemerintah untuk dapat tumbuh, terutama dalam hal penyediaan akses," katanya.(Baca juga: Klee, Karakter Bintang Lima Baru di Genshin Impact )
Menurutnya, banyak game developer lokal yang tidak memiliki akses untuk menjual produk mereka ke pasar global. Oleh karenanya, pemerintah dapat memberikan dukungan kepada mereka untuk menunjukkan produk mereka dalam skala internasional."Salah satu cara untuk mendukung ekosistem gaming di Indonesia perlu dimulai dari penyediaan infrastruktur gaming yang lebih memadai, budaya yang lebih baik, hardware yang lebih mumpuni, dan jaringan internet lebih cepat," paparnya.
Dengan dukungan tersebut, kata Cipto, semua elemen dalam industri game, mulai dari developer, investor, publisher, hingga esports dapat bekerja bersama dan berkolaborasi dengan lebih baik dan mempersiapkan diri untuk masuk ke pasar game global.
PR and Community Manager of Another Indie Vladyslav Tsypljak mengatakan, untuk mendorong game developer lokal masuk ke pasar global, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mulai memperluas jaringan ke publisher game internasional. "Publisher internasional memiliki akses pasar yang lebih luas sehingga dia adalah pihak yang paling potensial yang dapat membantu developer lokal memperluas jangkauan pasarnya," katanya.
Namun, kata Vladyslav, sebelum bertemu dengan publisher, developer perlu melakukan research terlebih dahulu, terutama terkait portfolio dan track record publisher tersebut. " Game developer lokal dapat pula mempekerjakan PR (public relations) specialist atau social media apecialist yang dapat mendongkrak exposure untuk produk yang dibangun," imbuhnya.
Terlebih, lanjut di, saat ini, hampir semua komunikasi dilakukan secara online. Menurutnya, melakukan aktivitas PR melalui media sosial akan sangat membantu developer untuk membuat produknya diketahui oleh pasar yang lebih luas, baik secara lokal maupun global.
Menurutnya, banyak game developer lokal yang tidak memiliki akses untuk menjual produk mereka ke pasar global. Oleh karenanya, pemerintah dapat memberikan dukungan kepada mereka untuk menunjukkan produk mereka dalam skala internasional."Salah satu cara untuk mendukung ekosistem gaming di Indonesia perlu dimulai dari penyediaan infrastruktur gaming yang lebih memadai, budaya yang lebih baik, hardware yang lebih mumpuni, dan jaringan internet lebih cepat," paparnya.
Dengan dukungan tersebut, kata Cipto, semua elemen dalam industri game, mulai dari developer, investor, publisher, hingga esports dapat bekerja bersama dan berkolaborasi dengan lebih baik dan mempersiapkan diri untuk masuk ke pasar game global.
PR and Community Manager of Another Indie Vladyslav Tsypljak mengatakan, untuk mendorong game developer lokal masuk ke pasar global, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mulai memperluas jaringan ke publisher game internasional. "Publisher internasional memiliki akses pasar yang lebih luas sehingga dia adalah pihak yang paling potensial yang dapat membantu developer lokal memperluas jangkauan pasarnya," katanya.
Namun, kata Vladyslav, sebelum bertemu dengan publisher, developer perlu melakukan research terlebih dahulu, terutama terkait portfolio dan track record publisher tersebut. " Game developer lokal dapat pula mempekerjakan PR (public relations) specialist atau social media apecialist yang dapat mendongkrak exposure untuk produk yang dibangun," imbuhnya.
Terlebih, lanjut di, saat ini, hampir semua komunikasi dilakukan secara online. Menurutnya, melakukan aktivitas PR melalui media sosial akan sangat membantu developer untuk membuat produknya diketahui oleh pasar yang lebih luas, baik secara lokal maupun global.
Lihat Juga :