Surat Ijo Jadi Komoditas Panas, Machfud Arifin Serang Eri Cahyadi

Rabu, 04 November 2020 - 21:51 WIB
loading...
Surat Ijo Jadi Komoditas...
Paslon Machfud Arifin-Mujiaman berkali-kali mencoba untuk menyerang paslon Eri Cahyadi-Armuji memakai bahan surat ijo saat debat Pilwali Surabaya, Rabu malam (4/11/2020). Foto/iNews.id/Ist
A A A
SURABAYA - Polemik surat ijo di Kota Pahlawan menjadi komoditas panas dalam debat Pilwali Surabaya. Dalam berbagai sesi debat, pasangan calon (Paslon) Machfud Arifin-Mujiaman berkali-kali mencoba untuk menyerang paslon Eri Cahyadi-Armuji memakai bahan surat ijo .

"Ribuan orang yang memegang surat ijo harus merana, tiap tahun membayar PBB dan retribusi," kata Machfud dalam debat perdana yang digelar di Hotel JW Marriot, Rabu malam (4/11/2020). (Baca juga: Memanas, Eri Puji Kerja Risma, Machfud Arifin Sebut Disparitas Ekonomi Surabaya Timpang)

Selama ini, kata dia, tidak ada komitmen yang jelas untuk menyelamatkan nasib para pemegang surat ijo. Padahal mereka adalah warga Surabaya yang sudah puluhan tahun tinggal di berbagai kawasan di Kota Pahlawan. "Kalau kami yang menang, semua akan kami tolong. Mereka harus mendapat kejelasan tentang tempat tinggalnya," ungkapnya. (Baca juga: Soal Nasib Guru, Armuji: Pak MA dan Mujiaman Salah Pembisiknya)

Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Mujiaman juga melihat ribuan orang pemegang surat ijo setiap tahun selalu melayangkan protes tapi tak pernah ada kejelasan. "Harus ada ketegasan, karena mereka adalah warga Surabaya," katanya.

Eri Cahyadi menjelaskan, pihaknya tak mau terjebak dalam komoditas surat ijo. Mereka bukan komoditas politik yang harus diperjualbelikan. "Jangan memberikan janji yang tak bisa ditepati," kata Eri menjawab tudingan Mujiaman.

Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu menambahkan, pihaknya harus patuh pada aturan di atasnya. Makanya, ia tak mau menjadi contoh pemimpin yang melanggar aturan. "Sudah jelas ada aturan di pusat, apakah nanti modelnya hibah atau ada ganti rugi. Saya memilih untuk patuh pada aturan," kata Eri.

Ia menambahkan, berbagai upaya pun sudah dilakukan Pemkot Surabaya terkait kepemilikan surat ijo. Bahkan, semua berkas yang ada saat ini sudah ada di meja presiden. "Kami sangat patuh pada aturan, kasus surat ijo ini sudah ada sejak 1969 lalu, dan penyelesaiannya tak bisa dilakukan dengan melanggar aturan," tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Debat Perdana, Maulan...
Debat Perdana, Maulan Aklil Janjikan 7.000 Lapangan Kerja hingga Pendidikan dan Kesehatan Gratis
Viral! Gudang Disegel...
Viral! Gudang Disegel Pemkot tapi Nekat Beroperasi, Wali Kota Surabaya Ancam Pidanakan
NasDem Siap Kawal Pemenangan...
NasDem Siap Kawal Pemenangan PSU Pilkada Siak
Kreatif, TPS di Bogor...
Kreatif, TPS di Bogor Gelar Pesta Halloween untuk Tarik Minat Pemilih
Ahmad Luthfi Unggul...
Ahmad Luthfi Unggul di TPS Tempatnya Nyoblos, Raup 234 Suara
Bobby-Surya Kalah Telak...
Bobby-Surya Kalah Telak di TPS Edy Rahmayadi, Hanya Raih 65 Suara
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Putuskan Pemilu Tak Lagi Serentak
KPU Apresiasi Putusan...
KPU Apresiasi Putusan MK Pisahkan Pelaksanaan Pemilu Nasional dan Lokal
Rekomendasi
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved