Ali Mahbub Tewas Usai Lompat Kodok dan Disiksa di Kamar Mandi Oleh 10 Tahanan
Rabu, 04 November 2020 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya berdasarkan rekaman CCTV, sekitar pukul 14.15 WIB korban terpantau masuk ke kamar mandi. Andriyansyah menuturkan, karena tak ada kamera CCTV di kamar mandi, kejadian apa yang menimpa korban didalam kamar mandi, tidak terpantau.
"Ada yang memerintahkan korban masuk keruangan yang tidak ada CCTV-nya, yaitu kamar mandi. Di kamar mandi inilah korban tak terpantau. Makanya saya rencana buat CCTV di kamar mandi. Sebenarnya tidak etis pasang CCTV di situ. Tapi bapak Kapolres bilang, ya sudah dipasang saja CCTV (kamar mandi)," terangnya.
Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB ada panggilan masuk ke ruang penjagaan yang memberitahukan kalau korban jatuh pingsan. Namun sebelumnya ada yang mengaku mendengar teriakan minta tolong sekitar pukul 15.00 WIB.
Selanjutnya, penjagaan pun masuk dan mengecek kebenaran info itu. Saat di cek, informasi itu benar dan korban pun dibopong ke dalam sel. Dan penjaga pun memanggil bagian kesehatan untuk melakukan pengecekan.
"Tidak sampai lima menit pak Sriyanto (Pair Kes) datang. Korban dibopong kedalam sel. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban langsung dibawa ke rumah sakit. Setelah 30 menit di ruang ICU, korban meninggal," terangnya.
Kasat Reskrim mengatakan, dirinya baru tahu adannya tahanan titipan dan meninggal di Polres Klaten setelah Kapolres Klaten mengontak Kasat Intel untuk memberitahukan kejadian itu.
"Ada yang memerintahkan korban masuk keruangan yang tidak ada CCTV-nya, yaitu kamar mandi. Di kamar mandi inilah korban tak terpantau. Makanya saya rencana buat CCTV di kamar mandi. Sebenarnya tidak etis pasang CCTV di situ. Tapi bapak Kapolres bilang, ya sudah dipasang saja CCTV (kamar mandi)," terangnya.
Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB ada panggilan masuk ke ruang penjagaan yang memberitahukan kalau korban jatuh pingsan. Namun sebelumnya ada yang mengaku mendengar teriakan minta tolong sekitar pukul 15.00 WIB.
Selanjutnya, penjagaan pun masuk dan mengecek kebenaran info itu. Saat di cek, informasi itu benar dan korban pun dibopong ke dalam sel. Dan penjaga pun memanggil bagian kesehatan untuk melakukan pengecekan.
"Tidak sampai lima menit pak Sriyanto (Pair Kes) datang. Korban dibopong kedalam sel. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban langsung dibawa ke rumah sakit. Setelah 30 menit di ruang ICU, korban meninggal," terangnya.
Kasat Reskrim mengatakan, dirinya baru tahu adannya tahanan titipan dan meninggal di Polres Klaten setelah Kapolres Klaten mengontak Kasat Intel untuk memberitahukan kejadian itu.
Lihat Juga :